MERAIH PAHALA RAMADHAN TANPA BATAS DENGAN BEKAL ILMU

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saudaraku…

Ramadhan akan datang…
Sebagian orang menyambutnya dengan daftar menu berbuka.
Sebagian lagi menyambutnya dengan jadwal libur dan rencana mudik.

Namun orang yang berilmu menyambut Ramadhan dengan hati yang gemetar.

Ia sadar, boleh jadi ini Ramadhan terakhirnya. Ia tahu, satu hari puasa bisa menjadi sebab diampuninya dosa-dosa bertahun-tahun. Maka ia tidak ingin puasanya sekadar menahan lapar, tetapi ingin menjadikannya persembahan terbaik untuk Rabb-nya.

Ilmu membuat puasa bernilai.
Ilmu membuat kita tahu bahwa menjaga lisan lebih berat daripada menahan haus.
Ilmu membuat kita sadar bahwa satu dosa bisa merusak pahala yang susah payah dikumpulkan.

Allah ﷻ berfirman:

﴿ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ﴾

“Katakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS. Az-Zumar: 9).

Tidak sama…
Tidak sama antara yang berpuasa dengan ilmu dan yang berpuasa sekadar kebiasaan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ”

“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim, shahih).

Allah sendiri yang membalasnya… tanpa disebutkan batasnya.

Maka jangan biarkan puasa kita biasa-biasa saja.
Belajarlah sebelum Ramadhan tiba.
Pelajari fiqihnya, luruskan niatnya, bersihkan hatinya.

Agar ketika kita lapar dan haus, yang kita rasakan bukan sekadar kosong di perut — tetapi penuh di sisi Allah.

Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan siap, berilmu, dan layak mendapatkan pahala tanpa batas. Aamiin.

 

Penulis: Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I

Sumber: Saluran Whatsapp : Agus Dwiyanto Nugroho

Artikel Terjkait

Tata Cara Ihram
Hukum Orang yang Tidak Mabit yang Wajib di Muzdalifah
JANGAN LEWATKAN HARI JUM’AT TANPA SHOLAWAT
Nasehat bagi Jamaah Haji Sebelum Berangkat untuk Ibadah Haji
Hikmah Di Balik Perintah Dzikir Kepada Nabi Zakaria
KENAPA DO’AKU BELUM TERKABUL?
Nikmat Doa
Dzikir bentuk Syukur
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Artikel Terjkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:54 WIB

Tata Cara Ihram

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:36 WIB

Hukum Orang yang Tidak Mabit yang Wajib di Muzdalifah

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:06 WIB

JANGAN LEWATKAN HARI JUM’AT TANPA SHOLAWAT

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:38 WIB

Nasehat bagi Jamaah Haji Sebelum Berangkat untuk Ibadah Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:33 WIB

Hikmah Di Balik Perintah Dzikir Kepada Nabi Zakaria

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB