Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

wallup.net

wallup.net

๐Ÿ“– Muhamad bin shalih Al Utsaimin berkata:
ยซ “ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ูู…ู’ ุงุณู’ุชูู‚ู’ุฑูŽุงุฑูŒ ูˆูŽุนูู†ู’ุฏูŽู‡ูู…ู’ ุทูู…ูŽุฃู’ู†ููŠู†ูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ูˆูŽุงุญูุฏู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ููŽู‚ููŠุฑู‹ุงุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุนู’ุทููŠู‡ู ุณูŽุนูŽุฉูŽ ุจูŽุงู„ู ูˆูŽู‚ูŽู†ูŽุงุนูŽุฉู‹”.ยป
‘Orang-orang yang ahli ketaatan memiliki stabilitas jiwa (istiqrar) dan ketenangan hati (thuma’ninah), meskipun salah seorang dari mereka adalah seorang yang miskin. Karena sesungguhnya Allah akan menganugerahkan kepadanya kelapangan pikiran (sa’ata baal) dan sifat merasa cukup (qana’ah).'”
(Tafsir Surah Al-Ma’idah, 2/90)

๐Ÿ“ Penjelasan Singkat

Syaikh al-Utsaimin menjelaskan sebuah konsep kedamaian batin. Ketenangan sejati bukanlah hasil dari ekosistem eksternal yang serba ada (kekayaan, fasilitas, jabatan), melainkan hasil dari kondisi internal yang sehat karena terkoneksi dengan Allah melalui ketaatan.
Ketika seseorang taat, Allah menginstal dua perangkat lunak pertahanan mental di dalam jiwanya:
Lapang dada
Pikiran yang jernih, tenang, dan tidak mudah stres saat menghadapi turbulensi kehidupan.

Qana’ah
Kemampuan adaptif untuk merasa puas dan cukup dengan apa yang ada, sehingga ia terbebas dari kecemasan finansial yang sering melanda orang-orang materialistis.

๐Ÿ’ก Pelajaran Penting (Fawaid)
01. Kemiskinan materi tidak otomatis menyebabkan kemiskinan mental. Ahli ketaatan yang miskin bisa hidup jauh lebih damai daripada orang kaya yang jiwanya selalu merasa kekurangan

02. Ketenangan hati (Thuma’ninah) adalah subsidi langsung dari Allah yang tidak bisa dibeli di pasar mana pun. Ia adalah hak eksklusif yang hanya diberikan kepada para pelaku ketaatan.

03. Indikator kebahagiaan yang hakiki dalam Islam adalah kelapangan pikiran dan kepuasan hati, bukan akumulasi aset yang tidak pernah mendatangkan rasa puas.

04. Orang yang memiliki sifat Qana’ah adalah orang yang merdeka, karena kebahagiaannya tidak didekte oleh naik-turunnya kondisi ekonomi global atau penilaian manusia.

โœ… Kesimpulan

*Ketenangan hati adalah masalah sinkronisasi antara hamba dengan Penciptanya. Jika hubungan itu harmonis melalui jalan ketaatan, maka Allah akan melapangkan dadanya meskipun dunianya sedang sempit. Sebaliknya, jika hubungan itu rusak karena kemaksiatan, dadanya akan tetap sempit dan gelisah meskipun ia tidur di atas tumpukan emas.
Nasehat ini sangat menenangkan hati*

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Taโ€™ala

Artikel Terjkait

Hati-hati dari Pelemah Tekad
KepadaNya Mengadukan Kerasnya Hati
Pengaruh Interaksi manusia dengan al Quran
Duhai Nafsu, Sampai Kapan?!
Tiga Ujian Harta: Antara Sumber, Hak, dan Pengeluaran
Bahagia karena Taat: Ekspresi Syukur Seorang Hamba
Antara Janji dan Ancaman: Samudra Ampunan Tuhan
Jejak Sang Pencipta dalam Mahakarya Alam
Berita ini 1 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:32 WIB

Hati-hati dari Pelemah Tekad

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:12 WIB

KepadaNya Mengadukan Kerasnya Hati

Rabu, 29 April 2026 - 10:11 WIB

Pengaruh Interaksi manusia dengan al Quran

Senin, 27 April 2026 - 14:37 WIB

Duhai Nafsu, Sampai Kapan?!

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB