Dzikir bentuk Syukur

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

«الذِّكْرُ ثَلَاثَةُ أَنْوَاعٍ: ذِكْرُ الْأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ وَمَعَانِيهَا، وَالثَّنَاءُ عَلَى اللهِ بِهَا، وَتَوْحِيدُ اللهِ بِهَا. وَذِكْرُ الْأَمْرِ وَالنَّهْيِ وَالْحَلَالِ وَالْحَرَامِ. وَذِكْرُ الْآلَاءِ وَالنَّعْمَاءِ وَالْإِحْسَانِ وَالْأَيَادِي.»

_”Zikir itu ada tiga jenis:
Mengingat (menyebut) nama-nama dan sifat-sifat Allah beserta maknanya, memuji Allah dengannya, serta mentauhidkan Allah melaluinya.
Mengingat (mempelajari/memperhatikan) perintah dan larangan serta apa yang halal dan haram.
Mengingat (merenungkan) karunia, nikmat-nikmat, kebaikan, dan pemberian-pemberian Allah_.”
(Madarij as-Salikin, 2/403)

📝 Penjelasan Singkat

Ibnu al-Qayyim memetakan zikir ke dalam tiga wilayah utama:

Wilayah Teologis (Ma’rifatullah):

Zikir yang berfokus pada pengenalan jati diri Tuhan melalui nama dan sifat-Nya (seperti Tasbih dan Tahmid).

Wilayah Syariat (Fikih & Amal):

Zikir yang berfokus pada kesadaran hukum. Mengingat perintah dan larangan Allah saat akan bertindak adalah bentuk zikir yang sangat tinggi.

Wilayah Emosional (Syukur):

Zikir yang berfokus pada pengakuan atas kebaikan Allah. Ini melibatkan perenungan mendalam terhadap segala fasilitas hidup yang Allah berikan.

💡 Pelajaran Penting (Fawaid)

1️⃣. Zikir adalah Spektrum yang Luas.

Belajar agama (fikih) dan merenungi nikmat (tadabbur) adalah bagian sah dari zikir, tidak hanya terbatas pada bacaan Subhanallah atau Alhamdulillah.

2️⃣. Kualitas di atas Kuantitas

Memahami makna (Ma’ani) dan mentauhidkan Allah jauh lebih utama daripada sekadar ucapan lisan tanpa kehadiran hati.

3️⃣. Zikir sebagai Kontrol Perilaku

Mengetahui halal dan haram adalah zikir yang berfungsi sebagai rem dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terjerumus dalam maksiat.

4️⃣. Kecerdasan Spiritual

Orang yang cerdas adalah mereka yang mampu mendeteksi “tangan” Allah dalam setiap nikmat yang ia terima (Jenis ke-3).

✅ Kesimpulan

Zikir yang sempurna adalah yang memadukan ketiga jenis ini:

Hati yang mengenal Allah, pikiran yang tunduk pada aturan-Nya, dan jiwa yang senantiasa bersyukur atas pemberian-Nya. Dengan memahami taksonomi ini, setiap aktivitas belajar dan merenung yang kita lakukan bernilai zikir yang agung di sisi Allah.

Semoga bermanfaat.

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

Artikel Terjkait

Tata Cara Ihram
Hukum Orang yang Tidak Mabit yang Wajib di Muzdalifah
JANGAN LEWATKAN HARI JUM’AT TANPA SHOLAWAT
Nasehat bagi Jamaah Haji Sebelum Berangkat untuk Ibadah Haji
Hikmah Di Balik Perintah Dzikir Kepada Nabi Zakaria
KENAPA DO’AKU BELUM TERKABUL?
Nikmat Doa
Membantu penghafal Al-Qur’an: Bersama meraih Pahala
Berita ini 10 kali dibaca

Artikel Terjkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:54 WIB

Tata Cara Ihram

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:36 WIB

Hukum Orang yang Tidak Mabit yang Wajib di Muzdalifah

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:06 WIB

JANGAN LEWATKAN HARI JUM’AT TANPA SHOLAWAT

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:38 WIB

Nasehat bagi Jamaah Haji Sebelum Berangkat untuk Ibadah Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:33 WIB

Hikmah Di Balik Perintah Dzikir Kepada Nabi Zakaria

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB