Serial Fikih Puasa (Edisi 21) :Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Hari raya… bukan sekadar baju baru dan hidangan istimewa.
Ia adalah hari kemenangan bagi jiwa yang berhasil menundukkan hawa nafsu selama Ramadhan.

Tapi sayang…
Banyak yang merayakan lahiriah, namun melupakan sunnah Rasulullah ﷺ yang justru membawa keberkahan di hari yang mulia ini.

Mari kita hidupkan Idul Fitri dengan tuntunan Nabi ﷺ, bukan sekadar tradisi.

1. Mandi sebelum berangkat shalat Id

Para sahabat dahulu mandi sebelum keluar menuju shalat Id sebagai bentuk berhias diri di hari mulia.

2. Memakai pakaian terbaik

Bukan harus baru, tapi yang terbaik dan paling bersih sebagai bentuk syukur kepada Allah.

3. Makan sebelum berangkat (khusus Idul Fitri)

Rasulullah ﷺ tidak berangkat shalat Idul Fitri sampai beliau makan terlebih dahulu.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“كَانَ النَّبِيُّ ﷺ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ”

“Rasulullah ﷺ tidak keluar pada hari Idul Fitri sampai beliau makan beberapa butir kurma.”
(HR. Al-Bukhari, shahih)

4. Bertakbir sejak malam hingga shalat Id

Menghidupkan malam dan pagi hari raya dengan takbir.

Allah Ta’ala berfirman:

﴿وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ﴾

“Agar kamu menyempurnakan bilangan (puasa) dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

5. Berangkat dan pulang melalui jalan yang berbeda

Ini sunnah yang sering dilupakan, padahal penuh hikmah syiar Islam.

6. Berjalan kaki menuju tempat shalat (jika mampu)

Lebih mendatangkan pahala dan menunjukkan syiar kaum muslimin.

7. Saling mengucapkan doa dan tahniah

Seperti ucapan:
Taqabbalallahu minna wa minkum

(تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ)

“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kalian.”

Hari raya bukan hanya tentang kebahagiaan…
Tapi tentang ketaatan yang terus hidup setelah Ramadhan.

Kalau setelah Ramadhan kita kembali lalai…
maka jangan-jangan kita belum benar-benar meraih kemenangan.

✨ Mari rayakan Idul Fitri dengan sunnah, agar berkahnya sempurna.

Ya Allah, terimalah amal ibadah kami, pertemukan kami kembali dengan Ramadhan, dan jadikan kami hamba yang istiqomah.

Amin.

 

Penulis : Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I

Artikel Terjkait

Istiqomah Pasca Ramadhan
6 BENTUK BAKTI ANAK SETELAH ORANG TUA MENINGGAL
Geografi Iman: Saat Amalan Melampaui Kemuliaan Tempat
Apa yang Disyariatkan pada Lailatul Qadar?
Mengubah Rutinitas Menjadi Emas: Rahasia Niat dalam Nafkah Keluarga
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Menggapai Cinta Ilahi dengan Ittiba’
TENANGKAN HATI DENGAN BERDZIKIR
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Artikel Terjkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:30 WIB

Istiqomah Pasca Ramadhan

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:23 WIB

6 BENTUK BAKTI ANAK SETELAH ORANG TUA MENINGGAL

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:53 WIB

Serial Fikih Puasa (Edisi 21) :Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:37 WIB

Geografi Iman: Saat Amalan Melampaui Kemuliaan Tempat

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:17 WIB

Apa yang Disyariatkan pada Lailatul Qadar?

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB