Cermin Sikap Hamba di Hadapan Rabb-nya

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

قَالَ ابْنُ الْقَيِّمِ: «وَمَنْ أَعْرَضَ عَنِ اللَّهِ بِكُلِّيَتِهِ أَعْرَضَ اللَّهُ عَنْهُ جُمْلَةً. وَمَنْ كَانَ مَرَّةً وَمَرَّةً فَاللَّهُ لَهُ مَرَّةً وَمَرَّةً»
Ibnul Qayyim berkata: “Barang siapa berpaling dari Allah secara total, maka Allah pun berpaling darinya secara keseluruhan. Dan barang siapa (hanya) sekali dan sekali lagi (berbuat dosa), maka Allah (memaafkan) baginya sekali dan sekali lagi.” (At-Tafsir Al-Qayyim hlm. 656)

Pesan ini menekankan konsep Al-Jaza’ min Jinsil ‘Amal (balasan sesuai dengan jenis perbuatan). Jika seseorang memutuskan hubungan dengan Allah sepenuhnya, maka ia akan kehilangan perlindungan dan taufik-Nya secara total. Namun, bagi hamba yang masih berupaya kembali meski terkadang terjatuh dalam dosa (pasang surut), Allah tetap membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya sesuai dengan kadar kembalinya hamba tersebut.

Faedah Penting
1. Peringatan dari “I’radh” (Berpaling): Berpaling secara total dari syariat dan zikir kepada Allah adalah kerugian terbesar, karena menyebabkan Allah membiarkan hamba tersebut tersesat tanpa arah.
2. Rahmat Allah bagi Pendosa yang Berusaha: Kalimat “sekali dan sekali lagi” menunjukkan bahwa Allah Maha Mengetahui kelemahan manusia. Selama seorang hamba tidak memutus hubungan total dan selalu berusaha kembali setelah jatuh, Allah tidak akan meninggalkannya.
3. Keadilan dan Kedermawanan Allah: Allah membalas sikap hamba-Nya dengan adil. Jika kita mendekat sejengkal, Allah mendekat sehasta. Jika kita jatuh-bangun dalam ketaatan, Allah pun “jatuh-bangun” dalam memberikan ampunan-Nya selama ada ketulusan.
4. Motivasi untuk Terus Berusaha: Jangan pernah merasa putus asa meskipun sering melakukan kesalahan. Yang terpenting adalah jangan sampai berpaling “secara total” (meninggalkan agama atau putus asa dari rahmat-Nya).

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

Artikel Terjkait

Apakah Lailatul Qadar Masih Ada atau Sudah Diangkat?
KEWAJIBAN MENGKUTI SYARIAT AGAMA BUKAN HAKEKAT REALITA
Kemiskinan yang Menghasilkan Kekayaan: Rahasia Mengenal Diri dan Sang Pencipta
Petunjuk Menuju Aqidah yang Benar dan Bantahan terhadap Ahli Syirik dan Ateisme
QADA DAN QADAR
KETIKA KITA MENGHUKUM NIAT ORANG LAIN
TALBIS IBLIS “Tipuan Iblis”
Ash-Shaarim Al-Battaar
Berita ini 17 kali dibaca

Artikel Terjkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:22 WIB

Apakah Lailatul Qadar Masih Ada atau Sudah Diangkat?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:57 WIB

KEWAJIBAN MENGKUTI SYARIAT AGAMA BUKAN HAKEKAT REALITA

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:52 WIB

Kemiskinan yang Menghasilkan Kekayaan: Rahasia Mengenal Diri dan Sang Pencipta

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10 WIB

Cermin Sikap Hamba di Hadapan Rabb-nya

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:04 WIB

Petunjuk Menuju Aqidah yang Benar dan Bantahan terhadap Ahli Syirik dan Ateisme

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB