Serial Fikih Puasa (Edisi 6) : Sunnah-Sunnah Puasa [Bagian 2]

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puasa bukan hanya menahan lapar.
Puasa adalah momentum memperbanyak ibadah dan membersihkan jiwa.

Di antara sunnah yang sangat ditekankan adalah :

1. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an.

Allah Ta’ala berfirman :

﴿ شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ ﴾

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Dalam Lathā’if al-Ma‘ārif, Imam Ibnu Rajab Al-Hambali menyebutkan bahwa para salaf ketika masuk Ramadhan lebih fokus kepada Al-Qur’an dan mengurangi aktivitas lainnya.

Ramadhan tanpa Qur’an maka kehilangan ruhnya.

2. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah ﷺ adalah manusia paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma :

“كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ”

“Rasulullah ﷺ adalah manusia paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan.”
(HR. Sahih al-Bukhari no. 6; Sahih Muslim no. 2308)

Sedekah di bulan ini menyempurnakan pahala puasa dan membersihkan hati dari cinta dunia.

3. Menjaga Lisan dan Akhlak

Puasa bukan hanya menahan makan.
Ia menahan marah, ghibah, dan ucapan sia-sia.

Rasulullah ﷺ bersabda :

“مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ، فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ”

“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Sahih al-Bukhari no. 1903)

Puasa yang sah menahan lapar. Puasa yang sempurna menahan dosa.

Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa perubahan.
Jangan biarkan puasa hanya menggugurkan kewajiban. Biarlah ia menjadi jalan menuju ketakwaan.

Ya Allah, terimalah puasa dan qiyam kami, jadikan kami termasuk orang-orang bertakwa, dan ampunilah kami wahai Rabb semesta alam.

Aamiin.

 

Penulis: Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I

Sumber: Saluran Whatsapp : Agus Dwiyanto Nugroho

Artikel Terjkait

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK
Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr
TUNTUNAN QURBAN
MENYAMBUT AMPUNAN DI BULAN DZULHIJJAH
Keutamaan Ibadah Haji & Umrah
AWALNYA HANYA DIINTIP, AKHIRNYA DICINTAI…
DIINTIP BANGSA JIN, MAU??
Perbanyaklah Shalawat di Hari Jum’at!
Berita ini 36 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:35 WIB

Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:21 WIB

TUNTUNAN QURBAN

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:38 WIB

MENYAMBUT AMPUNAN DI BULAN DZULHIJJAH

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:31 WIB

Keutamaan Ibadah Haji & Umrah

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB