Menghalau Kesepian Batin dengan Keakraban Ilahi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

قَالَ ابْنُ الْقَيِّمِ: «وَالْأَنْسُ بِاللَّهِ: حَالَةٌ وُجْدَانِيَّةٌ. وَهِيَ مِنْ مَقَامَاتِ الْإِحْسَانِ، تَقُوى بِثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ: دَوَامُ الذِّكْرِ، وَصِدْقُ الْمَحَبَّةِ، وَإِحْسَانُ الْعَمَلِ. وَقُوَّةُ الْأَنْسِ وَضَعْفُهُ: عَلَىٰ حَسَبِ قُوَّةِ الْقُرْبِ. فَكُلَّمَا كَانَ الْقَلْبُ مِنْ رَبِّهِ أَقْرَبَ، كَانَ أَنْسُهُ بِهِ أَقْوَىٰ. وَكُلَّمَا كَانَ مِنْهُ أَبْعَدَ، كَانَتِ الْوَحْشَةُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ رَبِّهِ أَشَد»
Ibnul Qayyim berkata: “Keakraban dengan Allah adalah keadaan wujudani (rasa batin). Ia termasuk maqam ihsan, yang diperkuat dengan tiga hal: keberlangsungan dzikrullah, keikhlasan cinta, dan kebaikan amal. Kekuatan dan kelemahan keakraban itu tergantung pada kekuatan kedekatan (dengan-Nya). Maka semakin dekat hati seseorang dengan Tuhannya, semakin kuat keakrabannya dengan-Nya. Dan semakin jauh ia darinya, semakin dahsyat kesepian antara dia dan Tuhannya.” (Madarij as-Salikin 3/95)

Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa Al-Unsu (rasa akrab/nyaman) kepada Allah adalah puncak dari rasa tenang. Orang yang memiliki sifat ini tidak akan merasa kesepian meski sendirian, karena hatinya “ramai” dengan kehadiran Allah. Sebaliknya, orang yang jauh dari Allah akan merasakan Al-Wahsyah (kerisauan/kesepian yang mencekam) meskipun ia berada di tengah keramaian manusia. Perasaan ini bukan sekadar teori, melainkan rasa batin yang nyata yang tumbuh dari kedekatan hubungan.

Faedah Penting
1. Tiga Pilar Kedekatan
Ibnu Qayyim memberikan “resep” praktis untuk meraih kenyamanan batin, yaitu:
Dzikrullah: Lisan dan hati yang terus tersambung dengan mengingat-Nya.
Cinta yang Jujur: Bukan sekadar ucapan, tapi cinta yang menggerakkan hati.
Amal yang Ihsan: Melakukan kebaikan dengan standar kualitas terbaik.

2. Korelasi Jarak dan Rasa
Perasaan kita adalah indikator jarak kita dengan Allah. Jika kita merasa gelisah tanpa sebab yang jelas, bisa jadi itu adalah “sinyal” bahwa hati sedang menjauh dari Sang Pencipta.

3. Obat Kesepian Hakiki
Hiburan duniawi hanya menunda rasa sepi, namun hanya keakraban dengan Allah yang benar-benar bisa mencabut akar kesepian di dalam jiwa.

4. Pencapaian Maqam Ihsan
Merasa akrab dengan Allah adalah bagian dari Ihsan (beribadah seakan-akan melihat Allah), yang merupakan derajat tertinggi dalam beragama.

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

Artikel Terjkait

Keikhlasan dalam Kesendirian
Jiwa itu Sukar Dikendalikan
Sulitnya Meraih Hakekat Iman
Hati Manusia Memiliki Sifat Seperti Logam
RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU??
ISTIQOMAH: TETESAN KECIL YANG MELEMBUTKAN HATI
Kedekatan dengan Tuhan: Kunci Menuju Kejernihan Pikiran
Resep Langit untuk Hati yang Sakit
Berita ini 26 kali dibaca

Artikel Terjkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:39 WIB

Keikhlasan dalam Kesendirian

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:00 WIB

Jiwa itu Sukar Dikendalikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:14 WIB

Sulitnya Meraih Hakekat Iman

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:36 WIB

Hati Manusia Memiliki Sifat Seperti Logam

Kamis, 16 April 2026 - 06:36 WIB

RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU??

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB