Profil singkatnya: Profesor Keith Moore adalah salah satu ahli anatomi dan embriologi terbesar di dunia. Pada tahun 1984, ia menerima penghargaan paling bergengsi yang diberikan dalam bidang ilmu anatomi di Kanada, J.C.B. Grant Award dari Canadian Association of Anatomists. Ia memimpin banyak asosiasi internasional, seperti Canadian and American Association of Anatomists dan Council of Union of Biological Sciences.
Dan ini kisah masuk Islamnya dari buku “Alladhina Hada Allah” karya Dr. Zaghloul al-Najjar: Saya pernah diundang untuk menghadiri konferensi tentang kemukjizatan yang diselenggarakan di Moskow. Pada awalnya saya tidak ingin menghadirinya karena diadakan di negara yang menjadi ibukota kekafiran dan ateisme selama lebih dari tujuh puluh tahun. Saya berkata dalam hati: “Apa yang orang-orang ini ketahui tentang Allah hingga kita mengajak mereka kepada apa yang diserukan Al-Quran Karim?!”
Kemudian dikatakan kepada saya: “Harus pergi karena undangan telah diberikan kepada kita dari Akademi Kedokteran Rusia.” Maka kami pergi ke Moskow. Selama presentasi beberapa ayat kosmik, tepatnya ketika firman Allah Ta’ala: “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (As-Sajdah: 5).
Seorang ilmuwan Muslim berdiri dan berkata: “Jika seribu tahun sama dengan dua ukuran waktu yang tidak setara, itu menunjukkan perbedaan kecepatan.” Kemudian ia mulai menghitung kecepatan ini dan berkata: “Seribu tahun… pasti seribu tahun lunar karena orang Arab tidak mengenal tahun matahari, dan tahun lunar adalah dua belas bulan lunar, dengan durasi bulan lunar adalah orbit bulan mengelilingi bumi, dan orbit ini dihitung dengan sangat tepat, yaitu 2,4 miliar km.”
Ia berkata: “2,4 miliar dikalikan 12 – jumlah bulan dalam setahun – kemudian dikalikan seribu tahun, lalu hasil ini dibagi 24 – jumlah jam dalam sehari – kemudian dibagi 60 – menit – kemudian dibagi 60 – detik.” Orang ini sampai pada kecepatan yang lebih tinggi dari kecepatan cahaya.
Seorang profesor fisika – anggota Akademi Rusia – berdiri sambil berkata: “Sebelum konferensi ini, saya mengira saya termasuk yang unggul dalam ilmu fisika, khususnya ilmu cahaya, ternyata ada ilmu yang jauh lebih besar dari ilmu saya. Saya tidak bisa meminta maaf atas kekurangan saya dalam memahami ilmu ini kecuali dengan mengumumkan di hadapan kalian semua bahwa saya (bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah).”
Kemudian diikuti oleh empat penerjemah yang sama sekali tidak pernah kami ajak bicara, mereka hanya berada di ruang kaca mereka menerjemahkan percakapan dari bahasa Arab ke Rusia dan sebaliknya. Mereka datang kepada kami bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Tidak hanya itu, kami juga mengetahui bahwa televisi Rusia merekam sesi-sesi ini dan menyiarkannya secara lengkap. Kami mendapat kabar bahwa lebih dari 37 ilmuwan terkenal Rusia masuk Islam hanya dengan menonton sesi-sesi tersebut.
Tidak hanya itu… Keith Moore* juga bersama kami, dia adalah salah satu ilmuwan paling terkenal dalam embriologi dan hampir semua dokter di dunia mengenalnya. Dia memiliki buku yang diajarkan di sebagian besar fakultas kedokteran di dunia dan buku ini telah diterjemahkan ke lebih dari 25 bahasa – dia adalah penulis buku terkenal (The Developing Human) – orang ini berdiri di tengah kumpulan itu sambil berkata:
“Ungkapan-ungkapan Al-Quran tentang tahapan pembentukan janin pada manusia mencapai tingkat keakuratan dan kelengkapan yang tidak dicapai oleh ilmu modern, dan ini jika menunjukkan sesuatu, maka itu menunjukkan bahwa Al-Quran ini tidak mungkin kecuali firman Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
Dikatakan kepadanya: “Apakah Anda Muslim?!?” Dia menjawab: “Tidak, tetapi saya bersaksi bahwa Al-Quran adalah firman Allah dan bahwa Muhammad diutus dari Allah.” Dikatakan kepadanya: “Kalau begitu Anda Muslim.” Dia berkata: “Saya berada di bawah tekanan sosial yang menghalangi saya untuk mengumumkan Islam saya sekarang, tetapi jangan heran jika suatu hari Anda mendengar bahwa Keith Moore telah masuk Islam.” Dan kami mendapat kabar tahun lalu bahwa dia benar-benar telah mengumumkan Islamnya, maka segala puji bagi Allah. Demikian yang disebutkan syaikh dalam bukunya.
Perlu diketahui bahwa pada Konferensi Kemukjizatan Ilmiah Pertama Al-Quran Karim dan Sunnah Mutaharah yang diadakan di Kairo tahun 1986, Profesor Dr. Keith Moore berdiri – dia adalah salah satu ahli anatomi dan embriologi paling terkenal di dunia dan kepala departemen ini di Universitas Toronto, Kanada (dan merupakan salah satu peneliti yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut) – dalam ceramahnya berkata:
“Saya bersaksi tentang kemukjizatan Allah dalam penciptaan setiap tahap dari tahap-tahap Al-Quran Karim, dan saya tidak percaya bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam atau orang lain dapat mengetahui apa yang terjadi dalam perkembangan janin karena perkembangan ini baru ditemukan di bagian akhir abad kedua puluh. Saya ingin menegaskan bahwa segala yang saya baca dalam Al-Quran Karim tentang asal mula janin dan perkembangannya di dalam rahim sesuai dengan semua yang saya ketahui sebagai seorang ahli embriologi terkemuka.”
Konferensi Kelima Kemukjizatan Ilmiah dalam Al-Quran dan Sunnah yang diadakan di Moskow (September 1995) – yang dibicarakan oleh Syaikh Zaghloul al-Najjar – menganggap pembagian Al-Quran tentang tahap-tahap penciptaan dan perkembangan janin ini benar dan akurat, dan merekomendasikan dalam keputusannya untuk mengadopsinya sebagai klasifikasi ilmiah untuk pengajaran.
Perlu diketahui bahwa Professor Dr. Keith Moore mengarang buku yang dianggap sebagai salah satu referensi medis terpenting dalam spesialisasi ini (Tahap-tahap Penciptaan Manusia – Embriologi Klinis) dan memasukkan di dalamnya tahap-tahap yang disebutkan dalam Al-Quran, serta menghubungkan dalam setiap bab buku yang membahas perkembangan penciptaan janin dengan fakta-fakta ilmiah dan ayat-ayat serta hadis-hadis yang terkait, menjelaskan dan memberikan komentar dengan kerja sama Syaikh al-Zindani dan rekan-rekannya.
Perlu diketahui bahwa tahap-tahap penciptaan manusia (Bani Adam) yang disebutkan Al-Quran adalah tujuh tahap. Allah Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik” (Al-Mu’minun 12-14)
Ilmu embriologi telah membuktikan tahap-tahap ini beserta kebenarannya dan kesesuaiannya dengan tahap-tahap yang disebutkan dalam Al-Quran. Tahap-tahap tersebut adalah: 1- Asal manusia (saripati dari tanah) 2- Nuthfah 3- ‘Alaqah 4- Mudhghah 5- Tulang 6- Pembungkusan dengan daging 7- Penciptaan bentuk lain.
Dikutip dari:
PERJALANAN IMAN BERSAMA PRIA DAN WANITA YANG MASUK ISLAM
رحلة إيمانية مع رجال ونساء أسلموا
Disusun oleh:
Abdul Rahman Mahmoud
Terjemah:
Muhamad Abid Hadlori, S.Ag.,Lc.








