Serial Fikih Puasa (Edisi 5) : Sunnah-Sunnah Puasa [Bagian 1]

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ia adalah ibadah dengan adab, sunnah, dan kesempurnaan.

Di antara amalan sunnah dalam berpuasa yang penting untuk kita lakukan agar mendapatkan kesempurnaan pahala sebagai berikut :

1. Makan Sahur

Rasulullah ﷺ bersabda :

“تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً”

“Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923; HR. Muslim no. 1099)

Makan sahur menyiapkan tubuh dan jiwa agar puasa dijalani dengan kuat dan penuh kesadaran, sekaligus menjadi sarana keberkahan dari Allah.

2. Mengakhirkan Sahur

Rasulullah ﷺ bersabda :

“لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ وَأَخَّرُوا السُّحُورَ”

“Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.” (HR. Ahmad, no. 8787; hadits hasan)

Mengakhirkan sahur hingga mendekati Subuh menjaga kekuatan fisik sekaligus menunjukkan kesungguhan mengikuti sunnah Nabi ﷺ.

3. Menyegerakan Berbuka

Rasulullah ﷺ bersabda :

“لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ”

“Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Abu Dawud, no. 2356; hadits hasan)

Segera berbuka ketika matahari telah terbenam adalah bentuk syukur sekaligus kepatuhan terhadap tuntunan syariat.

4. Berbuka dengan Kurma atau Air

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتَمَرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Rasulullah ﷺ berbuka dengan beberapa kurma basah sebelum shalat. Jika tidak ada, maka dengan kurma kering. Jika tidak ada, beliau meneguk beberapa teguk air. (HR. Abu Dawud, no. 2357; hadits hasan)

Berbuka dengan sederhana mengajarkan syukur dan meneladani kesederhanaan Nabi ﷺ.

5. Do’a Saat Berbuka

Disunnahkan membaca do’a berbuka :

“ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ”

“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insyaAllah.” (HR. Abu Dawud, no. 2357; hadits hasan)

Doa ini menutup puasa dengan syukur dan kesadaran pahala dari Allah.

Puasa yang sah adalah kewajiban.
Puasa yang mengikuti sunnah adalah kesempurnaan.

Menghidupkan sunnah menegaskan ittiba’ Nabi ﷺ, menyentuh hati, dan membawa keberkahan lahir-batin.

Semoga Allah menerima puasa kita, menjadikannya mulia, dan meningkatkan ketakwaan kita…

Aamiin.

 

Penulis: Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I

Artikel Terjkait

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK
Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr
TUNTUNAN QURBAN
MENYAMBUT AMPUNAN DI BULAN DZULHIJJAH
Keutamaan Ibadah Haji & Umrah
AWALNYA HANYA DIINTIP, AKHIRNYA DICINTAI…
DIINTIP BANGSA JIN, MAU??
Perbanyaklah Shalawat di Hari Jum’at!
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Artikel Terjkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:35 WIB

Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:21 WIB

TUNTUNAN QURBAN

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:38 WIB

MENYAMBUT AMPUNAN DI BULAN DZULHIJJAH

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:31 WIB

Keutamaan Ibadah Haji & Umrah

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB