Muara Ketenangan: Saat Manusia Merasa Cukup dengan Dunia

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

قَالَ ابْنُ الْقَيِّمِ:
“إِذَا اسْتَغْنَى النَّاسُ بِالدُّنْيَا فَاسْتَغْنِ أَنْتَ بِاللَّهِ، وَإِذَا فَرِحُوا بِالدُّنْيَا فَافْرَحْ أَنْتَ بِاللَّهِ، وَإِذَا أَنِسُوا بِأَحْبَابِهِمْ فَاجْعَلْ أُنْسَكَ بِاللَّهِ؛ تَنَلْ بِذَلِكَ غَايَةَ الْعِزِّ وَالرِّفْعَةِ.”
(Al-Fawa’id, hlm. 118)

“Jika manusia merasa cukup (merasa kaya) dengan dunia, maka jadikanlah Allah sebagai kecukupanmu. Jika mereka bergembira karena dunia, maka bergembiralah engkau karena Allah. Dan jika mereka merasa tenang (nyaman) dengan orang-orang yang mereka cintai, maka jadikanlah ketenanganmu hanya bersama Allah; niscaya dengan hal itu engkau akan meraih puncak kemuliaan dan derajat yang tinggi.”

Ibnu Al-Qayyim sedang mengajarkan konsep Isti’ghna’ billah (merasa cukup hanya dengan Allah). Beliau membagi ketergantungan manusia menjadi tiga aspek utama:
Ekonomi/Materi (Istighna): Merasa kaya bukan karena aset, tapi karena memiliki Sang Pemilik Aset.
Emosional (Farah): Mencari kebahagiaan pada sumber yang tidak akan sirna (Allah), bukan pada hiasan dunia yang fana.
Sosial (Uns): Menjadikan Allah sebagai sahabat sejati dalam kesendirian, sehingga tidak pernah merasa kesepian meskipun manusia menjauh.

Faedah:
1. Kemerdekaan Hati
Anda tidak akan mudah kecewa jika dunia menjauh, karena sandaran Anda adalah Dzat yang Maha Kekal.
2. Kesehatan Mental Mengurangi kecemasan (anxiety) akibat membandingkan pencapaian materi dengan orang lain (FOMO).
3. Eksklusivitas Spiritual Mencapai derajat Izzah (kemuliaan) yang tidak bisa dibeli dengan uang atau jabatan, karena kemuliaan tersebut datang langsung dari kedekatan dengan Sang Pencipta.

Refleksi Ramadan:
Di hari kedua ini, kutipan ini sangat relevan. Saat orang lain sibuk memikirkan menu berbuka yang mewah, kita diajak untuk lebih “kenyang” dengan kehadiran-Nya.

 

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

👉 Ikuti saluran WhatsApp Ustadz Kholid Syamhudi:
https://whatsapp.com/channel/0029VayTSz317En4P2GFcH3f

Website: https://klikuk.ppiasragen.org

Artikel Terjkait

Keikhlasan dalam Kesendirian
Jiwa itu Sukar Dikendalikan
Sulitnya Meraih Hakekat Iman
Hati Manusia Memiliki Sifat Seperti Logam
RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU??
ISTIQOMAH: TETESAN KECIL YANG MELEMBUTKAN HATI
Kedekatan dengan Tuhan: Kunci Menuju Kejernihan Pikiran
Resep Langit untuk Hati yang Sakit
Berita ini 25 kali dibaca

Artikel Terjkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:39 WIB

Keikhlasan dalam Kesendirian

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:00 WIB

Jiwa itu Sukar Dikendalikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:14 WIB

Sulitnya Meraih Hakekat Iman

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:36 WIB

Hati Manusia Memiliki Sifat Seperti Logam

Kamis, 16 April 2026 - 06:36 WIB

RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU??

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB