Perintah untuk Menjaga Lisan

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

🟢 Allah Ta’ala berfirman:

{ وَلَا تَقۡفُ مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولࣰا }

_”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.”_ (QS. Al-Isra’: 36)

*Maksudnya:* Janganlah kamu mengatakan apa yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya.

 

🟤 Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, muslim manakah yang paling utama?” Beliau bersabda:

المُسْلِمُ مَن سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِن لِسانِهِ ويَدِهِ

_”Orang yang kaum muslimin selamat dari (kejahatan) lisannya dan tangannya.”_ (Muttafaqun ‘alaih)

 

🟤 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إنَّ العبدَ لَيتَكَلَّمُ بِالكَلِمةِ ما يَتَبَيَّنُ فيها ، يَزِلُّ بِها في النارِ أبعدَ ما بين المشرقِ و المغرِبِ

_“Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu ucapan tanpa memikirkannya (terlebih dahulu) maka karena itu ia terpeleset masuk ke jurang neraka yang lebih jauh daripada apa yang membentang antara timur dan barat.”_ (Muttafaqun ‘alaih)

(Dan maksud dari ” _yatabayyanu fiha_ ” yaitu, ia berpikir, apakah (perkataan) itu baik atau tidak?).

 

🟤 Dari Sufyan bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku suatu perkara yang dapat aku pegang teguh.’ Beliau bersabda:

قل آمنت بالله ثم استقم، قال: قلت: يا رسول الله! ما أخوف ما تخاف عليَّ فأخذ بلسان نفسه، ثم قال: هذا

_’Katakanlah, ‘Aku beriman kepada Allah,’ kemudian beristiqamahlah.’_ Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa yang paling Engkau khawatirkan atasku?’ Maka beliau memegang lidah beliau sendiri, lalu bersabda: ‘ _Ini_ .'” (HR. Tirmidzi)

 

 

🟤 Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah (sarana) keselamatan itu?” Beliau bersabda:

أَمْسِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ

_”Tahanlah lisanmu, hendaklah rumahmu membuatmu merasa cukup (membuatmu betah), dan tangisilah kesalahanmu.”_ (HR. Tirmidzi)

 

💡 *Penjelasan:*

Dalam menjaga lisan terdapat kebaikan yang besar dan keselamatan di dunia dan akhirat, (yaitu) dari terjerumus ke dalam dosa dan berbicara tentang hal yang tidak bermanfaat. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memotivasi dan mengajak bahwa hal itu adalah termasuk sebab keselamatan yang paling agung.

 

📝 *Faidah-faidah:*

  1. Bahwa kesempurnaan islam seseorang adalah jika ia menahan lisannya dari (mengganggu) kaum muslimin.
  2. Bahwa menahan lisan adalah sebab keselamatan.
  3. Bahwa seseorang bisa masuk Neraka karena satu kata yang tidak diindahkannya.

 

📗 *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_

👤 *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah

Facebook Comments Box

Penulis : Muh. Rujib Abdullah

Artikel Terjkait

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK
Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr
TUNTUNAN QURBAN
MENGENAL HARI TARWIYAH: 8 DZULHIJJAH
Seutama-utama Doa, Seutama-utama Sanjungan
RASUL, TUGAS DAN KEKHUSUSANNYA
Gambaran Kesyukuran Terbesar
JANGAN KOSONGKAN RUMAHMU DARI DZIKIR
Berita ini 22 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:35 WIB

Dua Hari Nan Mulia, Hari Arafah dan Hari Nahr

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:21 WIB

TUNTUNAN QURBAN

Senin, 25 Mei 2026 - 05:42 WIB

MENGENAL HARI TARWIYAH: 8 DZULHIJJAH

Senin, 25 Mei 2026 - 04:25 WIB

Seutama-utama Doa, Seutama-utama Sanjungan

Artikel Terbaru

Fikih

TERUSLAH MEMPERBANYAK DZIKIR DI HARI-HARI TASYRIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:37 WIB

wallup.net

Fatwa Ulama

Ketenangan Jiwa pada Ketaatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:29 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Profesor Universitas Dr. Rusia Alla Olinikova

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:15 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Pemikir Austria Leopold Weiss

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Kisah Mualaf

Kisah Mualaf: Sastrawan Prancis Vincent Monteil

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:48 WIB