๐ โAmru bin Syuโaib meriwayatkan dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Nabi ๏ทบ bersabda:
ุฎูููุฑู ุงูุฏููุนูุงุกู ุฏูุนูุงุกู ููููู ู ุนูุฑูููุฉูุ ููุฎูููุฑู ู ูุง ููููุชู ุฃูููุง ููุงููููุจูููููููู ู ููู ููุจูููู : ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ูููู ุงููู ูููููุ ูููููู ุงููุญูู ูุฏูุ ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏูููุฑู .
โSebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang aku dan para Nabi sebelumku katakan adalah : โTidak ada Ilah (sesembahan yang hak) kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya-lah kerajaan, dan bagi-Nya-lah segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.โ [HR. at-Tirmidzi]
๐ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyebutkan bahwa Nabi๏ทบ mengumpulkan di dalam hadis ini antara seutama-utama doa dan seutama-utama sanjungan, beliau rahimahullah mengatakan :
โSesungguhnya dzikir itu ada dua macam ; (pertama) doa dan (kedua) tsana (sanjungan). Karena beliau (Nabi ๏ทบ) bersabda : โSeutama-utama doa adalah doa pada hari Arafah, dan seutama-utama apa yang aku katakanโฆโ perkataan ini, beliau (Nabi ๏ทบ) tidak mengatakan : โSeutama-utama apa yang aku katakan pada hari Arafahโ , beliau hanya mengatakan : โseutama-utama yang aku katakanโ secara mutlak.โ [Majmuโ al-Fatawa, 24/234].
๐ (Prof. Dr. Khalid bin Utsman as-Sabt, Ad-Duโa Yaum โArafah)
Sumber: Saluran WhatsApp Dakwah Al-Sofwa








