Tidak ada hal yang paling bermanfaat bagi hati daripada tauhid (mengesakan Allah ﷻ) dan memurnikan ketaatan kepada Allah ﷻ semata dalam menjalankan agama.
Dan tidak ada sesuatu yang paling berbahaya bagi hati daripada menyekutukan Allah ﷻ.
Maka, apabila seorang hamba mendapatkan hakikat keikhlasan (kemurnian ketaatan hanya untuk Allah ﷻ dalam menjalankan ketaatannya) dalam hatinya, yang merupakan bukti kebenaran ucapan lisannya:
إِيَّاكَ نَعۡبُدُ
“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah.” (al-Fatihah: 5)
Dan, dia pun mendapati pula dalam hatinya hakikat tawakkal (penyandaran diri sepenuhnya kepada Allah dalam segala urusannya), yang merupakan bukti kebenaran ucapan lisannya:
وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ
“Dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.” (al-Fatihah: 5)
Maka, hal ini murupakan perkara yang paling tinggi yang didapatkan oleh setiap orang, ia tidak akan mendapati hal yang semisal dengan perkara ini.
Sumber: Saluran WhatsApp Dakwah Al-Sofwa








