Bulan-bulan haram terdiri dari bulan Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram, dan Rajab.
Allah ﷻ telah mengistimewakan bulan-bulan ini dengan kesucian dan memilihnya di antara bulan-bulan lainnya.
Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.” (Qs. At-Taubah : 36)
Ibnu Jarir ath-Thabari rahimahullah meriwayatkan dengan sanadnya sendiri dari Ibnu Abbas mengenai pemuliaan Allah ﷻ terhadap kesucian bulan-bulan ini, ia berkata : “Allah ﷻ telah menjadikan bulan-bulan ini sebagai bulan suci. Dia ﷻ juga mengagungkan kesuciannya dan menjadikan dosa yang dilakukan seorang hamba di dalamnya termasuk dosa yang paling besar, serta menjadikan amal shaleh dan pahalanya menjadi yang paling besar pula.” [Tafsir ath-Thabariy, 10/126]
📚 (Dr. Nashir bin Abdurrahman bin Muhammad al-Jud’i, ei. hal.213, At-Tabarruk Anwaa’uhu wa Ahkaamuhu, ei.hal.213)
Sumber: Saluran WhatsApp Dakwah Al-Sofwa








