Serial Fikih Puasa (Edisi 4) : Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak semua orang wajib berpuasa.
Dan tidak semua yang berpuasa otomatis sah.

Di sinilah pentingnya memahami:
apa yang membuat puasa itu wajib,
dan apa yang membuat puasa itu sah.

Ibadah tanpa ilmu bisa melelahkan.
Ibadah dengan ilmu menenangkan.

1. Syarat Wajib Puasa

Puasa Ramadhan menjadi wajib apabila terpenuhi syarat berikut:

1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Mampu (tidak dalam kondisi yang menghalangi)

Dalil kewajiban puasa :

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴾

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Anak kecil belum wajib.
Orang gila tidak wajib.
Orang yang tidak mampu karena sakit berat atau usia renta mendapat keringanan.

Sebagaimana sabda Nabi ﷺ :

“رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثٍ: عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ، وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ”

“Diangkat pena dari tiga golongan: orang tidur sampai bangun, anak kecil sampai baligh, dan orang gila sampai sadar.”
(HR. Abu Dawud – shahih)

2. Syarat Sah Puasa

Adapun agar puasa sah, maka disyaratkan:

1. Islam
2. Tamyiz (bisa membedakan mana baik dan buruk)
3. Suci dari haid dan nifas
4. Dilakukan pada waktunya

Wanita haid tidak sah puasanya walaupun ia menahan diri dari makan dan minum.

Dalilnya dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha :

“كَانَ يُصِيبُنَا ذَلِكَ ـ تَعْنِي الْحَيْضَ ـ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّوْمِ، وَلَا نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ”

“Kami dahulu mengalami haid, lalu kami diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi dasar bahwa puasa tidak sah saat haid, dan wajib diganti setelah suci.


📚 Rujukan Fikih
Pembahasan rinci dapat dilihat dalam:
* Al-Mughni karya Ibn Qudamah
* Al-Majmu’ karya Al-Nawawi

Puasa bukan sekadar menahan lapar.
Ia adalah ibadah yang punya aturan.

Semoga Allah memberi kita ilmu yang benar, amal yang sah, dan puasa yang diterima… Amin.

 

Penulis: Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I

Artikel Terjkait

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL
MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL
INTEGRITAS MUSLIM IDEAL DI TEMPAT KERJA
Serial Fikih Puasa (Edisi 20) :Agar Mudik Menjadi Berkah
Serial Fikih Puasa (Edisi 19) :Renungan di Akhir Ramadhan
Serial Fikih Puasa (Edisi 18) :Siapakah yang Berhak Menerima Zakat Fitrah?
Serial Fikih Puasa (Edisi 17) :Kewajiban Zakat Fitrah
Serial Fikih Puasa (Edisi 16) : Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Berita ini 19 kali dibaca

Artikel Terjkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:02 WIB

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:46 WIB

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:12 WIB

INTEGRITAS MUSLIM IDEAL DI TEMPAT KERJA

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:07 WIB

Serial Fikih Puasa (Edisi 20) :Agar Mudik Menjadi Berkah

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:04 WIB

Serial Fikih Puasa (Edisi 19) :Renungan di Akhir Ramadhan

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB