Ramadhan menyimpan satu malam yang sangat agung.
Malam yang nilainya melampaui umur panjang manusia.
Malam yang dicari oleh orang-orang beriman di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Itulah Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan dan keberkahan.
Keutamaan-keutamaan Lailatul Qadar
1. Malam yang lebih baik dari seribu bulan
Allah Ta’ala berfirman:
﴿ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴾
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Artinya, ibadah pada malam itu lebih baik daripada ibadah selama lebih dari 83 tahun.
2. Malam diturunkannya Al-Qur’an
Allah Ta’ala berfirman:
﴿ إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴾
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam kemuliaan.”
(QS. Al-Qadr: 1)
Ini menunjukkan betapa agungnya malam tersebut karena menjadi awal turunnya kitab paling mulia.
3. Malam turunnya para malaikat
Allah Ta’ala berfirman:
﴿ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ﴾
“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan.”
(QS. Al-Qadr: 4)
Turunnya para malaikat menunjukkan banyaknya rahmat, keberkahan, dan ketenangan pada malam itu.
4. Malam penuh keselamatan hingga terbit fajar
Allah Ta’ala berfirman:
﴿ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴾
“Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.”
(QS. Al-Qadr: 5)
Malam itu dipenuhi kedamaian dan keberkahan bagi orang-orang yang beribadah kepada Allah.
5. Dosa-dosa diampuni bagi yang menghidupkannya
Rasulullah ﷺ bersabda:
“مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ”
“Barangsiapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
6. Malam penetapan takdir tahunan
Pada malam Lailatul Qadar, Allah menetapkan berbagai ketentuan yang akan terjadi selama satu tahun ke depan.
Allah Ta’ala berfirman:
﴿ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ﴾
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”
(QS. Ad-Dukhan: 4)
Para ulama menjelaskan bahwa pada malam ini dituliskan dan diturunkan takdir tahunan, seperti rezeki, ajal, dan berbagai kejadian yang akan berlangsung sampai tahun berikutnya.
Karena itu para ulama dan orang-orang shalih sangat bersungguh-sungguh menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Bisa jadi satu malam itu menjadi sebab ampunan dosa, perubahan hidup, dan keselamatan di akhirat.
Ya Allah, pertemukan kami dengan Lailatul Qadar dan jadikan kami termasuk orang-orang yang beruntung meraihnya.
Amin.
Penulis: Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I
Sumber: Saluran Whatsapp : Agus Dwiyanto Nugroho







