Bahaya Menolak Kebenaran

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

قَالَ ابْنُ القَيِّمِ -رَحِمَهُ اللَّهُ-:
“وَمَنْ عُرِضَ عَلَيْهِ حَقٌّ فَرَدَّهُ فَلَمْ يَقْبَلْهُ، عُوقِبَ بِفَسَادِ: قَلْبِهِ، وَعَقْلِهِ، وَرَأْيِهِ”

Ibnu al-Qayyim -rahimahullah- berkata:

_”Barangsiapa yang ditunjukkan kepadanya sebuah kebenaran lalu ia menolaknya dan tidak menerimanya, maka ia akan dihukum dengan rusaknya:
Hatinya, Akalnya dan Pandangannya (Logikanya).”_
Madarijus Salikin, 2/317

Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa menolak kebenaran bukan sekadar masalah perbedaan pendapat, melainkan sebuah pelanggaran spiritual yang memiliki dampak sistemik.

Ketika seseorang dengan sengaja menolak sesuatu yang ia ketahui benar (biasanya karena kesombongan atau hawa nafsu), Allah memberikan “hukuman instan” berupa degradasi fungsi internal:

Hati menjadi keras dan gelap
Akal kehilangan ketajaman dalam membedakan yang bermanfaat dan yang mudarat.
Pandangan menjadi bias dan sering kali salah dalam mengambil keputusan

Pelajaran Penting

01. Hukuman Tidak Selalu Fisik

Seringkali hukuman terberat dari Allah bukanlah kehilangan harta, melainkan hilangnya hidayah dan rusaknya nalar berpikir.

02. Kebenaran Membutuhkan Ketundukan Menerima

kebenaran memerlukan kerendahan hatii.
Kesombongan adalah penghalang utama seseorang untuk mendapatkan kejernihan berpikir.

03. Efek Domino

Sekali kita membiasakan diri menolak kebenaran karena ego, maka kemampuan objektifitas kita akan tumpul di masalah-masalah lainnya.

04. Menjaga Fitrah

Menjaga kejujuran pada diri sendiri saat melihat kebenaran adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual.

Semoga bermanfaat

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

Artikel Terjkait

Bila puasa kurang dari 29 hari atau lebih dari 30 hari di Romadhan
Menyembelih Tamak dengan Pisau Keputusasaan: Resep Ikhlas Ibnul Qayyim
Beban Dosa Menghambat Perjalanan Menuju Allah
The Power of Deep Thinking Mengasah Otak dengan Tadabbur Alam.
Ilmu: Mahkota Kehormatan dalam Pergulatan Zaman
IHSAN DALAM ILMU AGAMA UNGGUL DALAM ILMU DUNIA
Jihad dengan Harta dan Jihad dengan Jiwa
Akibat Dosa Menyebabkan Bencana Alam – Faedah 10
Berita ini 8 kali dibaca

Artikel Terjkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:26 WIB

Bila puasa kurang dari 29 hari atau lebih dari 30 hari di Romadhan

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:25 WIB

Menyembelih Tamak dengan Pisau Keputusasaan: Resep Ikhlas Ibnul Qayyim

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:09 WIB

Beban Dosa Menghambat Perjalanan Menuju Allah

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:03 WIB

Bahaya Menolak Kebenaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:48 WIB

The Power of Deep Thinking Mengasah Otak dengan Tadabbur Alam.

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB