Kadang kita tanpa sadar melihat hidup orang lain…
terasa lebih indah, lebih mudah, lebih bahagia.
Lalu pelan-pelan hati kita mulai bertanya,
“Kenapa hidup dia seperti itu… dan aku tidak?”
Padahal… kita hanya melihat apa yang tampak.
Kita tidak tahu apa yang mereka sembunyikan,
tidak tahu ujian yang mereka hadapi.
Dan di saat itulah…
rasa syukur kita mulai berkurang.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ”
“Lihatlah kepada orang yang berada di bawah kalian, dan jangan melihat kepada yang di atas kalian. Itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah atas kalian.”
(HR. Muslim)
Bukan berarti kita tidak boleh punya keinginan…
tapi jangan sampai keinginan itu membuat kita lupa bersyukur.
Karena setiap kita… sudah Allah beri bagian yang terbaik.
Dengan cara yang paling sesuai untuk hidup kita.
Mungkin rumput tetangga terlihat lebih hijau…
tapi bisa jadi, rumput kita juga indah… hanya saja kita jarang memperhatikannya.
Mari belajar melihat ke dalam…
menghitung nikmat yang sudah ada…
dan mensyukurinya dengan hati yang lapang.
Karena ketenangan itu… bukan datang dari membandingkan,
tapi dari menerima dan bersyukur.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang pandai bersyukur atas nikmat-Mu, merasa cukup dengan pembagian-Mu, ridha dengan ketetapan-Mu…
Aamiin.
Penulis : Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I








