Berapa banyak dari kita keluar rumah setiap hari—untuk sekolah, kuliah, bekerja, silaturahmi—tanpa membawa “apa-apa”…
Tanpa doa… tanpa perlindungan… seakan kita aman hanya karena sudah hati-hati.
Padahal di luar sana…
Ada kecelakaan yang tak terduga, kejahatan yang tak terlihat, dan takdir yang tak bisa kita tolak dengan kekuatan sendiri.
Di sinilah pentingnya doa.
Bukan sekadar ucapan… tapi benteng perlindungan dari Allah.
Rasulullah ﷺ mengajari kita do’a keluar rumah sebagai berikut :
“بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ”
“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”
Do’a ini sering diremehkan kaum muslimin karena dianggap hal biasa, padahal keutamaannya luar biasa, mari kita simak hadits berikut ini,
Rasulullah ﷺ bersabda:
“إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ: بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، يُقَالُ لَهُ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ، وَكُفِيَ، وَوُقِيَ؟”
“Jika seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca: ‘Bismillah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah,’ maka dikatakan kepadanya: ‘Engkau telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’ Maka setan pun menjauh darinya. Lalu setan yang lain berkata: ‘Bagaimana engkau bisa (mengganggu) seseorang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi?’”
(HR. Abu Dawud no. 5095, Tirmidzi no. 3426 — hasan shahih)
Tiga kalimat ini bukan sekadar teori—tapi perlindungan nyata dalam kehidupan sehari-hari:
1. Diberi petunjuk
Saat berangkat sekolah atau kerja, kita diarahkan kepada keputusan yang benar—jalan yang aman, pilihan yang tepat, pergaulan yang baik.
2. Dicukupi
Allah cukupkan kebutuhan kita—rezeki, urusan, bahkan hal-hal yang kita khawatirkan sebelum berangkat.
3. Dilindungi
Inilah bentengnya…
Dilindungi dari kecelakaan di jalan, dari niat jahat manusia, dari tindak kriminal, dari musibah yang tak terlihat, bahkan dari gangguan setan.
Maka ketika seseorang keluar rumah dengan doa ini…
Dia tidak hanya berjalan dengan kaki—
tapi berjalan dengan penjagaan Allah.
Saudaraku,
Jangan remehkan doa ini.
Mari ajarkan kepada anak-anak kita sebelum berangkat sekolah.
Biasakan sebelum kita berangkat bekerja.
Ingatkan keluarga sebelum keluar rumah.
Karena bisa jadi…
Keselamatan kita hari ini bukan karena keahlian kita,
tapi karena doa yang kita ucapkan dengan penuh tawakal.
Semoga Allah menjaga langkah kita, melindungi dari segala keburukan, dan mengembalikan kita ke rumah dalam keadaan selamat dan penuh keberkahan.
Aamiin.
Penulis : Ustadz Agus Dwiyanto Nugroho, Lc.,M.P.I








