Mengapa Dinamakan Malam Qadr

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Para ulama memberikan alasan
* قَالَ مُجَاهِدٌ: “﴿ إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴾ [القدر: 1]؛ لَيْلَةُ الْحُكْمِ”.
“(Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam Al-Qadr) [Al-Qadr: 1]; adalah malam penetapan hukum.”

* قَالَ الْإِمَامُ الْبَغَوِيُّ رَحِمَهُ اللهُ: “سُمِّيَتْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ؛ لِأَنَّهَا لَيْلَةُ تَقْدِيرِ الْأُمُورِ وَالْأَحْكَامِ، يُقَدِّرُ اللهُ فِيهَا أَمْرَ السَّنَةِ فِي عِبَادِهِ وَبِلَادِهِ إِلَى السَّنَةِ الْمُقْبِلَةِ… وَقِيلَ: لِأَنَّ الْعَمَلَ الصَّالِحَ فِيهَا يَكُونُ ذَا قَدْرٍ عِنْدَ اللهِ لِكَوْنِهِ مَقْبُولًا”.
“Dinamakan Lailatul Qadar; karena ia adalah malam penetapan segala urusan dan hukum-hukum, Allah menetapkan di dalamnya urusan satu tahun bagi hamba-hamba-Nya dan negeri-negeri-Nya hingga tahun berikutnya… dan dikatakan juga: karena amal shaleh di dalamnya memiliki kedudukan (qadar) di sisi Allah karena ia diterima.” (Tafsir Al Baghawi surat Al Qadar).

* قَالَ الْإِمَامُ ابْنُ الْجَوْزِيِّ رَحِمَهُ اللهُ: “فِي تَسْمِيَتِهَا بِذَلِكَ خَمْسَةُ أَقْوَالٍ؛ أَحَدُهَا: الْقَدْرُ: الْعَظَمَةُ، الثَّانِي: مِنَ الضِّيقِ؛ أَيْ: هِيَ لَيْلَةٌ تَضِيقُ فِيهَا الْأَرْضُ عَنِ الْمَلَائِكَةِ الَّذِينَ يَنْزِلُونَ، الثَّالِثُ: أَنَّ الْقَدْرَ: الْحُكْمُ، الرَّابِعُ: لِأَنَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ قَدْرٌ، صَارَ بِمُرَاعَاتِهَا ذَا قَدْرٍ، الْخَامِسُ: لِأَنَّهُ نَزَلَ فِيهَا كِتَابٌ ذُو قَدْرٍ”.
“Dalam penamaannya dengan hal itu terdapat lima pendapat; pertama: Al-Qadr berarti keagungan, kedua: dari kesempitan; yakni: ia adalah malam yang bumi menjadi sempit karena para malaikat yang turun, ketiga: bahwa Al-Qadr berarti hukum, keempat: karena orang yang tidak memiliki kedudukan menjadi berkedudukan dengan menjaganya, kelima: karena telah turun di dalamnya kitab yang memiliki kedudukan.”

* قَالَ الْإِمَامُ الْقُرْطُبِيُّ رَحِمَهُ اللهُ: “سُمِّيَتْ بِذَلِكَ لِأَنَّ اللهَ تَعَالَى يُقَدِّرُ فِيهَا مَا يَشَاءُ مِنْ أَمْرِهِ إِلَى مِثْلِهَا مِنَ السَّنَةِ الْقَابِلَةِ”.
“Dinamakan demikian karena Allah Ta’ala menetapkan di dalamnya apa yang Dia kehendaki dari urusan-Nya hingga waktu yang sama pada tahun berikutnya.”

* قَالَ الْعَلَّامَةُ السَّعْدِيُّ رَحِمَهُ اللهُ: “سُمِّيَتْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ لِعَظِيمِ قَدْرِهَا، وَفَضْلِهَا عِنْدَ اللهِ”.
“Dinamakan Lailatul Qadar karena agungnya kedudukan dan keutamaannya di sisi Allah.”

Semoga bermanfaat

 

Penulis : Ustadz Kholid Syamhudi Hafidzahullah Ta’ala

 

Artikel Terjkait

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL
MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL
Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi
Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat
Puncak Takwa di Tengah Badai Khauf
Jembatan Maaf: Kunci Ampunan Ilahi
Anatomi Kejatuhan: Seni Memotong Rantai Kebiasaan Buruk
Apakah Lailatul Qadar Masih Ada atau Sudah Diangkat?
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Artikel Terjkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:02 WIB

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:46 WIB

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:25 WIB

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIB

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:14 WIB

Jembatan Maaf: Kunci Ampunan Ilahi

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB