๐ค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุฃูููุฑูุจู ู ูุง ููููููู ุงููุนูุจูุฏู ู ููู ุฑูุจูููู ูููููู ุณูุงุฌูุฏูุ ููุฃูููุซูุฑููุง ุงูุฏููุนูุงุกูยป
_”Sedekat-dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa (dalam sujud).”_ (HR. Muslim)
๐ค Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุงูุฏููุนูุงุกู ุจููููู ุงููุฃูุฐูุงูู ููุงููุฅูููุงู ูุฉู ููุง ููุฑูุฏููยป
_”Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak.”_ (HR. At-Tirmidzi)
๐ค Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุงุซูููุงูู ููุง ุชูุฑูุฏููุงูู – ุฃููู ูููููู ูุง ุชูุฑูุฏููุงูู – ุงูุฏููุนูุงุกู ุนูููุฏู ุงููููุฏูุงุกู ููุนูููุฏู ุงููุจูุฃูุณู ุญูููู ููููุญูู ู ุจูุนูุถูููู ู ุจูุนูุถูุงยป
_”Dua doa yang tidak tertolak -atau sangat jarang tertolak- yaitu doa ketika adzan dikumandangkan dan doa saat perang berkecamuk ketika kedua pasukan saling berhadap-hadapan.”_ (HR. Abu Dawud)
๐ค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซููููุฒููู ุฑูุจููููุง ุชูุจูุงุฑููู ููุชูุนูุงููู ููู ููููู ููููููุฉู ุฅูููู ุงูุณููู ูุงุกู ุงูุฏููููููุง ุญูููู ููุจูููู ุซูููุซู ุงูููููููู ุงููุขุฎูุฑู ููููููููู: ู ููู ููุฏูุนููููู ููุฃูุณูุชูุฌููุจู ููููุ ู ููู ููุณูุฃูููููู ููุฃูุนูุทูููููุ ู ููู ููุณูุชูุบูููุฑูููู ููุฃูุบูููุฑู ููููยป
_”Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam pada saat sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untuknya. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku berikan kepadanya. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni dia’.”_ (HR. Muslim)
๐ค Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุฅูููู ููู ุงูููููููู ุณูุงุนูุฉู ููุง ููููุงููููููุง ุฑูุฌููู ู ูุณูููู ู ููุณูุฃููู ุงูููููู ุฎูููุฑูุง ู ููู ุฃูู ูุฑู ุงูุฏููููููุง ููุงููุขุฎูุฑูุฉู ุฅููููุง ุฃูุนูุทูุงูู ุฅููููุงููุ ููุฐููููู ููููู ููููููุฉูยป
_”Sesungguhnya di waktu malam ada satu saat di mana tidaklah seorang muslim pun memohon kepada Allah kebaikan urusan dunia dan akhirat pada saat itu, melainkan Dia akan memberikannya kepadanya. Hal itu terjadi setiap malam.”_ (HR. Muslim)
๐ก *Penjelasan:*
Terdapat waktu-waktu tertentu yang diharapkan terkabulnya doa lebih kuat dibandingkan waktu lainnya. Seorang muslim seharusnya bersemangat untuk memanfaatkannya dan memperbanyak doa di dalamnya. Di antaranya adalah: waktu sujud di mana seorang muslim berada dalam keadaan paling dekat dengan Rabbnya; waktu antara adzan dan iqamah di mana seorang muslim sedang menunggu shalat; saat berjumpa dengan musuh dalam peperangan; dan pada akhir malam di mana Rabb kita ‘Azza wa Jalla turun padanya setiap malam.
๐ *Faedah-Faedah:*
- Bahwa terdapat waktu-waktu tertentu yang diharapkan terkabulnya doa lebih kuat dibandingkan waktu lainnya.
- Dorongan untuk memanfaatkan waktu-waktu ini dan bersemangat untuk memperbanyak doa di dalamnya.
- Di antara waktu-waktu tersebut adalah: dalam sujud, antara adzan dan iqamah, di akhir malam, dan saat berjumpa dengan musuh dalam peperangan.
๐ *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
๐ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah






