HADITS ANAS BIN MALIK
:عَن أَنَس، عَن النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
الظُّلْمُ ثَلاثَةٌ: فَظُلْمٌ لَا يَغْفِرُهُ اللَّهُ , وَظُلْمٌ يَغْفِرُهُ اللَّهُ , وَظُلْمٌ لاَ يَتْرُكُهُ اللَّهُ.
• فَأَمَّا الظُّلْمُ الَّذِي لا يَغْفِرُهُ اللَّهُ فَالشِّرْكُ، وَقَالَ اللَّهُ {إِنَّ الشَّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ}
• وَأَمَّا الظُّلْمُ الَّذِي يَغْفِرُهُ اللَّهُ فَظُلْمُ الْعِبَادِ لأَنْفُسِهِمْ فِيمَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ رَبِّهِمْ
• وَأَمَّا الظُّلْمُ الَّذِي لا يَتْرُكُهُ اللَّهُ فَظُلْمُ الْعِبَادِ بَعْضِهِمْ بَعْضًا حَتَّى يَدِينَ لِبَعْضِهِمْ مِنْ بَعْضٍ.
Dari Anas (bin Malik), dari Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Kezhaliman itu ada tiga:
kezhaliman yang tidak akan diampuni oleh Alloh;
kezhaliman yang akan diampuni oleh Alloh;
dan kezhaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Alloh.
• Adapun kezhaliman yang tidak akan diampuni oleh Alloh adalah syirik, Alloh berfirman: “Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar”. (QS. Luqman/31: 13).
• Adapun kezhaliman yang akan diampuni oleh Alloh (jika Dia menghendaki-pen) adalah kezhaliman hamba terhadap diri mereka sendiri, di dalam (hak-hak) di antara mereka dengan Alloh.
• Adapun kezhaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Alloh, adalah kezhaliman sebagian hamba kepada sebagian yang lain, sampai Alloh akan mengadili untuk sebagian mereka dari sebagian yang lain.”
(HR. Al-Bazzar dalam Musnadya, no. 6493, dan ini lafazhya; Abu Dawud Ath-Thayalisi dalam Musnadya, no. 2223; Abu Nu’aim dalam Hilyatul Aulia’, 6/309.
Dihasankan oleh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami’, no 3961; dan Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah, no. 1927)
FAWAID HADITS:
Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits-hadits ini, antara lain:
1- Kesempurnaan ta’lim (pengajaran) Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam.
Seperti di dalam hadits ini beliau menyebutkan macam-macam kezhaliman itu ada tiga, lalu memberikan penjelasannya secara rinci.
2- Ada tiga macam kezhaliman dilihat dari sisi akibatnya.
3- Kewajiban meninggalkan semua jenis kezhaliman, sebab kezhaliman akan merugikan pelakunya sendiri.
4- Kezhaliman yang tidak akan diampuni oleh Alloh adalah syirik. Dan syirik merupakan kezhaliman yang besar.
5- Termasuk kezhaliman yang tidak akan diampuni oleh Alloh adalah kekafiran, kemunafiqan dan kemurtadan.
6- Kezhaliman yang akan diampuni oleh Alloh adalah kezhaliman hamba terhadap diri mereka sendiri, berkaitan dengan hak-hak Alloh.
Seperti meninggalkan perintah Allah, atau melanggar larangan-Nya.
Pengampunan ini disyaratkan dengan masyi-atulloh (kehendak Alloh). (Lihat QS. An-Nisa’/4 48, 116)
7- Kezhaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Alloh, adalah kezhaliman sebagian hamba kepada sebagian yang lain, sampai Alloh akan mengadili mereka semua dengan keadilan-Nya.
8- Bentuk perbuatan kezholiman sesama manusia bisa berupa kezholiman dalam masalah darah, harta, atau kehormatan.
9- Kezhaliman ada yang besar, mengeluarkan dari Islam. Ada yang kecil, tidak mengeluarkan dari Islam.
10- Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam menyampaikan Al-Qur’an kepada umatnya secara lafazh dan makna.
Penjelasan (penafsiran) beliau harus didahulukan daripada semua mufassiriin (Ahli Tafsir) Al-Qur’an.
11- Alloh Maha Pengampun bagi hamba-hamba-Nya yang beriman, Maha Adil kepada semua hamba-Nya, dan Hakim yang paling adil.
Inilah sedikit penjelasan tentang hadits yang agung ini.
Semoga Alloh selalu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.
Dan selalu membimbing kita di atas jalan kebenaran menuju sorga-Nya yang penuh kebaikan.
Penulis : Ustadz Muslim Atsari Hafidzahullah Ta'ala
Sumber Berita: Grup Whatsapp Majlis Quran Hadits Ikhwan








