HADITS ‘UQBAH BIN ‘AMIR AL-JUHANIY
:عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ: لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي
• ” يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ، صِلْ مَنْ قَطَعَكَ، وَأَعْطِ مَنْ حَرَمَكَ، وَاعْفُ عَمَّنْ ظَلَمَكَ ”
:قَالَ: ثُمَّ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي
• ” يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ، أَمْلِكْ لِسَانَكَ، وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ، وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ ”
:قَالَ: ثُمَّ لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي
• يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ، أَلَا أُعَلِّمُكَ سُوَرًا مَا أُنْزِلَتْ فِي التَّوْرَاةِ وَلَا فِي الزَّبُورِ وَلَا فِي الْإِنْجِيلِ وَلَا فِي الْفُرْقَانِ مِثْلُهُنَّ ”
” لَا يَأْتِيَنَّ عَلَيْكَ لَيْلَةٌ إِلَّا قَرَأْتَهُنَّ فِيهَا: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ”
قَالَ عُقْبَةُ: ” فَمَا أَتَتْ عَلَيَّ لَيْلَةٌ إِلَّا قَرَأْتُهُنَّ فِيهَا
” وَحُقَّ لِي أَنْ لَا أَدَعَهُنَّ وَقَدْ أَمَرَنِي بِهِنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ”
: وَكَانَ فَرْوَةُ بْنُ مُجَاهِدٍ، إِذَا حَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ يَقُولُ
” أَلَا فَرُبَّ مَنْ لَا يَمْلِكُ لِسَانَهُ، أَوْ لَا يَبْكِي عَلَى خَطِيئَتِهِ وَلَا يَسَعُهُ بَيْتُهُ “
Dari ‘Uqbah bin Amir, dia berkata:
• “Aku bertemu Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda kepadaku:
“Wahai Uqbah bin Amir, sambunglah orang yang memutuskan hubungan denganmu, berilah orang yang tidak memberimu, dan maafkanlah orang yang berbuat zholim kepadamu!”.
• ‘Uqbah bin Amir berkata lagi: Lalu aku mendatangi Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda kepadaku:
“Wahai Uqbah bin Amir, kendalikan lidahmu, tangisi dosamu, dan hendaklah rumahmu nyaman bagimu!”.
• ‘Uqbah bin Amir berkata lagi: Lalu aku bertemu Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda kepadaku:
“Wahai Uqbah bin Amir, tidakkah aku akan ajarkan kepadamu beberapa surat yang tidak diturunkan dalam At-Taurat, Az-Zabur, Al-Injil, dan Al-Furqon, seperti itu?”
Janganlah satu malam mendatangimu, kecuali kamu membacanya di malam itu: “Qul huwalloh Ahad, Qul a’udzu birobbil falaq, dan Qul a’udzu birobbin naas”.
‘Uqbah berkata:
“Tidaklah satu malam datang kepadaku, kecuali aku membacanya di malam itu.
Dan kewajiban-ku untuk tidak meninggalkan-nya, karena hal tersebut telah diperintahkan oleh Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam kepada-ku”.
Dahulu Farwah bin Mujahid jika meriwayatkan hadits ini, dia berkata:
“Ketahuilah, kemungkinan ada orang yang tidak dapat mengendalikan lidahnya, atau tidak menangisi dosanya, dan rumahnya tidak nyaman baginya.”
(HR. Ahmad, no. 17452, dan ini lafazhnya; Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 7723.
Syaikh Syu’aib Al-Arnauth berkata di dalam Takhrij Musnad Ahmad: “Isnadnya hasan”.
Syaikh Al-Albani berkata di dalam Silsilah Ash-Shohihah, no. 891: “Isnadnya shohih”.)
FAWAID HADITS:
Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits ini, antara lain:
1- Keutamaan sahabat ‘Uqbah bin Amir, yang mendapatkan nasehat-nasehat agung dari Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam.
2- Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam menyampaikan ilmu kepada sahabat di berbagai tempat, tidak hanya di dalam masjid.
3- Memberi nasehat kepada sahabat dengan menyebut namanya.
4- Anjuran menyambung hubungan kepada orang yang memutuskan hubungan dengan kita.
5- Anjuran memberi kepada orang yang tidak memberi kepada kita.
6- Anjuran memaafkan orang yang berbuat zholim kepada kita.
7- Tiga akhlaq mulia di atas tidak mampu dilakukan kecuali oleh orang-orang yang sabar dan mendapatkan anugerah yang agung. (Lihat: QS. Fushshilat/41: 35)
8- Anjuran mengendalikan lidah, kecuali dari kebaikan.
9- Anjuran menangisi dosa-dosa yang terlanjur dilakukan.
10- Anjuran merasa nyaman dan betah di dalam rumah.
11- Tiga perbuatan di atas merupakan sebab keselamatan.
12- Anjuran mengajarkan keutamaan surat-surat Al-Qur’an.
13- Alloh menurunkan kitab suci kepada para Nabi sebagai petunjuk bagi umatnya, seperti: At-Taurat, Az-Zabur, Al-Injil, dan Al-Furqon.
14- Empat kitab suci di atas merupakan kitab suci paling agung. Namun semuanya sudah dirubah oleh tangan manusia, kecuali Al-Furqon (Al-Qur’an).
15- Anjuran membaca Qul huwalloh Ahad, Qul a’udzu birobbil falaq, dan Qul a’udzu birobbin naas setiap malam.
16- Keutamaan sahabat ‘Uqbah bin Amir, yang semangat mengamalkan ilmu yang sudah diketahui.
17- Banyak orang yang tidak dapat mengendalikan lidahnya dari keburukan.
18- Banyak orang yang tidak menyesali dan menangisi dosanya.
19- Banyak orang yang tidak betah berdiam di rumahnya.
PENUTUP HADITS:
Inilah sedikit penjelasan tentang hadits yang agung ini.
Semoga Alloh selalu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.
Dan selalu membimbing kita di atas jalan kebenaran menuju ridho dan sorga-Nya yang penuh kebaikan.
Penulis : Ustadz Muslim Atsari Hafidzahullah Ta'ala
Sumber Berita: Grup Whatsapp Majlis Quran Hadits Ikhwan








