MENAHAN MARAH, SEBAB MASUK SORGA

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADITS ABU AD-DARDA’:

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ
قَالَ: «لَا تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ»

Dari Abu al-Darda’, dia berkata: Aku berkata: “Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku amalan yang akan memasukkanku ke surga!”.
Beliau menjawab: “Jangan marah dan kamu mendapatkan surga”.
(HR. Thobroni dalam Al-Mu’jam Al-Austah, no. 2353. Dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami’, no. 7374, dan Shahih At-Targhib, no. 2749)

HADITS ABU HUROIROH:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي،
قَالَ: «لاَ تَغْضَبْ» فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: «لاَ تَغْضَبْ»

Dari Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu, bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam: “Berilah wasiat kepadaku”.
Nabi menjawab: “Janganlah engkau marah”.
Laki-laki tadi mengulangi berulang kali, beliau (tetap) menjawab: “Janganlah engkau marah”.
(HR. Bukhari no: 6116, dan ini lafazhnya; Tirmidzi, no. 2020; Ahmad, no. 8744)

HADITS ABDULLOH BIN ‘AMR:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
مَاذَا يُبَاعِدُنِي مِنْ غَضَبِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ؟
قَالَ: “لَا تَغْضَبْ”

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, bahwa dia bertanya kepada Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam: “Apakah yang akan menjauhkan aku dari kemurkaan Alloh ‘Azza wa Jalla?”
Beliau menjawab: “Janganlah engkau marah”.
(HR. Ahmad, no. 6635, ini lafazhnya; Ibnu Hibbban, no. 296. Dihasakan oleh Syaikh Al-Albani di dalam At-Ta’liq Ar-Roghib, 3/277. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth berkata dalam Takhrij Musnad: “Shohih lighoirihi”)

HADITS MU’ADZ BIN ANAS AL-JUHANIY

:عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الجُهَنِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
” مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ يَسْتَطِيعُ أَنْ يُنَفِّذَهُ،
دَعَاهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيَامَةِ عَلَى رُءُوسِ الخَلَائِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ فِي أَيِّ الحُورِ شَاءَ “

Dari Sahl bin Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy, dari ayahnya, dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Barangsiapa menahan kemarahan, sedangkan dia mampu melampiaskannya,
niscaya pada hari kiamat Allah ‘Azza Wa Jalla akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk, sehingga Allah memberinya hak memilih di antara bidadari sorga yang dia kehendaki”.
(HR. Tirmidzi, no. 2021, 2493; Abu Dawud, no. 4777; Ibnu Majah, no. 4186; Ahmad, no. 15619, 15638. Dihasankan oleh Tirmidzi dalam As-Sunan; Al-Albani dalam Shohihul Jami’, no. 6522 dan Shohih At-Targhib, no. 2753; Syaikh Syu’Aib Al-Arnauth dalam Takhrij Musnad)

FAWAID HADITS:

Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits-hadits ini, antara lain:

1- Bertanya kepada ulama adalah salah satu sarana untuk meraih ilmu.

2- Semangat sahabat di dalam menuntut ilmu.

3- Mengetahui sebab-sebab masuk sorga dan masuk neraka adalah ilmu yang sangat bermanfaat.

4- Meminta nasehat dan bimbingan seorang ‘alim.

5- Tidak marah sebab masuk sorga.

6- Tidak marah akan menjauhkan dari kemurkaan Alloh.

7- Maksud tidak marah adalah menahan marah, yaitu: tidak melampiaskan kemarahan, dengan perkataan atau perbuatan, yang melanggar syari’at Alloh.

8- Keutamaan menahan marah padahal mampu melampiaskannya.

9- Meyakini adanya Hari Kiamat, hari pembalasan amal.

10- Meyakini adanya sorga dan kenikmatan yang ada di dalamya, termasuk adanya bidadari sorga. Demikian juga adanya neraka dan siksaan yang ada di dalamya.

Inilah sedikit penjelasan tentang hadits-hadits yang agung ini.
Semoga Alloh selalu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.
Dan selalu membimbing kita di atas jalan kebenaran menuju ridho dan sorga-Nya yang penuh kebaikan.

Facebook Comments Box

Penulis : Ustadz Muslim Atsari Hafidzahullah Ta'ala

Sumber Berita: Grup Whatsapp Majlis Quran Hadits Ikhwan

Artikel Terjkait

KAIDAH-KAIDAH HADIS DARI ILMU MUSTHALAH HADIS
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 37)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 36)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 35)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 34)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 33)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 32)
HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 31)
Berita ini 5 kali dibaca

Artikel Terjkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:51 WIB

KAIDAH-KAIDAH HADIS DARI ILMU MUSTHALAH HADIS

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:20 WIB

HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 37)

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:18 WIB

HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 36)

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 35)

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:15 WIB

HADITS-HADITS TENTANG ROMADHON DAN PUASA (Bagian 34)

Artikel Terbaru

Pendidikan

KETIKA KEJUJURAN PUN BISA MENJADI FITNAH

Rabu, 4 Feb 2026 - 02:49 WIB

Dakwah

Fawaid ilmiya 12

Rabu, 4 Feb 2026 - 02:46 WIB

Kitab Ulama

AL-FAWAID (KUMPULAN FAIDAH)

Rabu, 4 Feb 2026 - 02:45 WIB

Kitab Ulama

Agama-agama dan Mazhab-mazhab

Rabu, 4 Feb 2026 - 02:44 WIB