HADITS ABU HUROIROH
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ” يَعْنِي الْمَوْتَ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan!”, yaitu kematian”.
(HR. Tirmidzi, no. 2307; Nasai, no. 1824; Ibnu Majah, no. 4258; Ahmad, no. 7925; Al-Hakim, no. 7909; Ibnu Hibban, no. 2992, 2993, 2994, 2995. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil, no. 682)
Di dalam riwayat lain, ada tambahan:
فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَعَ
لَيْهِ,وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ
“Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu kesempitan hidup, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu.
Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu keluasan hidup, kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu”.
(HR. Ibnu Hibban, dalam Mawariduzh Zhom’an, no. 2562; Ath-Thobroni dalam Mu’jamul Ausath, no. 8560; Al-Bazzar dalam Musnad, no. 6987; Al-Qudhoi dalam Musnad asy-Syihab, no. 668.
Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1211 dan Irwaul Gholil, no. 682)
FAWAID HADITS:
Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits ini, antara lain:
1- Anjuran memperbanyak mengingat kematian dan memperpendek angan-angan.
2- Bersegera beramal sebelum datang kematian, sebab tidak ada orang yang mengetahui kapan dan dimana kematian akan mendatanginya.
3- Kematian pemutus kenikmatan, seperti makan, minum, rumah, pakaian, istri, anak, hobi, kawan, dll.
4- Mengingat kematian di waktu kesempitan hidup akan melonggarkannya, sebab dia meyakini bahwa kesempitan hidup itu akan diakhiri dengan kematian.
5- Mengingat kematian di waktu keluasan hidup akan menyempitkannya, yaitu dia tidak akan berbangga dan bersombong dengan keluasan hidupnya, sebab hal itu itu akan diakhiri dengan kematian.
6- Mengingat kematian agar manusia selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidak selamanya. Dan agar dia bersiap-siap dengan perbekalan yang dia butuhkan untuk perjalanannya yang panjang setelah kematian.
7- Di antara manfaat mengingat kematian, adalah yang dikatakan oleh Ad-Daqooq rohimahulloh:
من أكثر من ذكر الموت أكرم بثلاثة أشياء: تعجيل التوبة وقناعة القلب، ونشاط العبادة.
ومن نسي الموت عوقب بثلاثة أشياء: تسويف التوبة، وترك الرضى بالكفاف، والتكاسل في العبادة
“Barangsiapa banyak mengingat kematian, maka dia dimuliakan dengan tiga hal: mempercepat taubat, kecukupan hati, dan giat beribadah.
Namun barangsiapa melupakan kematian, maka ia akan dihukum dengan tiga hal: menunda taubat, tidak merasa puas dengan kecukupan rezeki, dan malas beribadah”. (At-Tadzkiroh bi Ahwalil Mauta wa Umuril Akhirah, hlm. 126)
Inilah sedikit penjelasan tentang hadits yang agung ini.
Semoga Alloh selalu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.
Dan selalu membimbing kita di atas jalan kebenaran menuju ridho dan sorga-Nya yang penuh kebaikan.
Penulis : Ustadz Muslim Atsari Hafidzahullah Ta'ala
Sumber Berita: Grup Whatsapp Majlis Quran Hadits Ikhwan







