Hukum Memulai Salam kepada Orang Kafir

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซู„ูŽุง ุชูŽุจู’ุฏูŽุกููˆุง ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุตูŽุงุฑูŽู‰ ุจูุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู‚ููŠุชูู…ู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ุทู‘ูŽุฑููŠู‚ู ููŽุงุถู’ุทูŽุฑู‘ููˆู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุถู’ูŠูŽู‚ูู‡ูยป.

_”Janganlah kalian memulai (mengucapkan salam) kepada orang Yahudi dan Nasrani. Dan jika kalian bertemu salah seorang dari mereka di jalan, maka desaklah ia ke jalan yang sempit.”_ (HR. Muslim)

 

๐ŸŸค Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซุฅูุฐูŽุง ุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ููŽู‚ููˆู„ููˆุง: ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ยป

_”Jika ahli kitab mengucapkan salam kepada kalian, maka ucapkanlah: ‘Wa ‘alaikum’ (Dan atas kalian pula).”_ (Muttafaqun ‘alaih)

 

๐ŸŸค Dari Usamah bin Zaid

ยซุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุฌู’ู„ูุณู ูููŠู‡ู ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงุทูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽ-ุนูุจูŽุฏูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุซูŽุงู†ู-ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽยป.

“bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati suatu majelis yang berisi campuran orang-orang muslim dan musyrik -penyembah berhala- lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan salam kepada mereka.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

 

๐Ÿ’ก *Penjelasan:*

Salam adalah ucapan penghormatan kaum muslimin yang mengandung pemuliaan bagi orang muslim yang diberi salam. Tidak boleh memulai salam kepada orang-orang kafir karena hal itu berarti memuliakan mereka. Akan tetapi, jika mereka yang memberi salam kepada kita, maka kita balas dengan mengucapkan “wa ‘alaikum”.

 

๐Ÿ“ *Faedah-Faedah:*

  1. Diharamkan memulai salam kepada orang-orang kafir. Jika mereka yang memberi salam kepada kita, maka ucapkanlah: “wa ‘alaikum”.
  2. Jika dalam suatu majelis terdapat campuran orang muslim dan kafir, maka boleh mengucapkan salam kepada seluruh jamaah majelis.

 

 

 

๐Ÿ“— *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_

๐Ÿ‘ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah

Facebook Comments Box

Penulis : Muh. Rujib Abdullah

Artikel Terjkait

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT
Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya
Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat
Kewajiban dan Keutamaan Taubat
Keutamaan Tauhid
Keutamaan Puasa Sunnah
Keutamaan Puasa Asyura (Yaitu hari kesepuluh dari bulan Muharram)
Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Menyeru Manusia kepada Kebaikan
Berita ini 3 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:47 WIB

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WIB

Keutamaan Puasa Sunnah

Artikel Terbaru

Akidah

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:47 WIB

Fatwa Ulama

Akibat Dosa Menyebabkan Bencana Alam – Faedah 10

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:45 WIB

Dakwah

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:41 WIB