๐ข Allah Ta’ala berfirman:
๏ดฟููุงูููุฐูููู ุฌูุงุกููุง ู ููู ุจูุนูุฏูููู ู ูููููููููู ุฑูุจููููุง ุงุบูููุฑู ููููุง ููููุฅูุฎูููุงููููุง ุงูููุฐูููู ุณูุจููููููุง ุจูุงููุฅููู ูุงูู ููููุง ุชูุฌูุนููู ููู ูููููุจูููุง ุบููููุง ูููููุฐูููู ุขู ููููุง ุฑูุจููููุง ุฅูููููู ุฑูุกูููู ุฑูุญููู ู๏ดพ
_”Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: ‘Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan rasa iri hati dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.'”_ (QS. Al-Hasyr: 10)
๐ข Dan Allah mengabarkan tentang Ibrahim ‘alaihissalam tetang doa Ibrahim:
๏ดฟุฑูุจููููุง ุงุบูููุฑู ููู ููููููุงููุฏูููู ููููููู ูุคูู ูููููู ููููู ู ูููููู ู ุงููุญูุณูุงุจู๏ดพ
_’Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).'”_ (QS. Ibrahim: 41)
๐ข Dan Allah Ta’ala berfirman tentang Nuh ‘alaihissalam:
๏ดฟุฑูุจูู ุงุบูููุฑู ููู ููููููุงููุฏูููู ููููู ููู ุฏูุฎููู ุจูููุชููู ู ูุคูู ูููุง ููููููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู๏ดพ
_”Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.”_ (QS. Nuh: 28)
๐ข Dan Allah Ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam:
๏ดฟููุงุณูุชูุบูููุฑู ููุฐูููุจููู ููููููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู๏ดพ
_”Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.”_ (QS. Muhammad: 19)
๐ค Dari Abu Ad-Darda’ radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซู ูุง ู ููู ุนูุจูุฏู ู ูุณูููู ู ููุฏูุนูู ููุฃูุฎูููู ุจูุธูููุฑู ุงููุบูููุจู ุฅููููุง ููุงูู ุงููู ููููู: ูููููู ุจูู ูุซูููยป
_”Tidaklah seorang hamba muslim yang berdoa untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, kecuali malaikat berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu’.”_ (HR. Muslim)
๐ค Dalam riwayat lain bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุฏูุนูููุฉู ุงููู ูุณูููู ู ููุฃูุฎูููู ุจูุธูููุฑู ุงููุบูููุจู ู ูุณูุชูุฌูุงุจูุฉูุ ุนูููุฏู ุฑูุฃูุณููู ู ููููู ู ูููููููู ูููููู ูุง ุฏูุนูุง ููุฃูุฎูููู ุจูุฎูููุฑู ููุงูู ุงููู ููููู ุงููู ูููููููู ุจููู: ุขู ููููุ ูููููู ุจูู ูุซูููยป.
_”Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah mustajab (dikabulkan). Di dekat kepalanya ada malaikat yang ditugaskan, setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat yang ditugaskan untuknya berkata: ‘Aamiin, dan bagimu juga seperti itu’.”_
๐ก *Penjelasan:*
Doa untuk sesama muslim secara sembunyi-sembunyi (tanpa sepengetahuannya) adalah ketika seorang muslim mendoakan saudaranya sesama muslim tanpa sepengetahuannya. Ini adalah kebiasaan yang mulia yang telah dijalani oleh para Nabi dan orang-orang shalih. Mereka mencintai kebaikan untuk saudara-saudara mereka yang beriman, dan mereka mendoakan mereka saat ketidakhadiran mereka sebagaimana mereka mendoakan diri mereka sendiri. Karena di dalamnya terdapat kecintaan kepada orang-orang beriman, keinginan untuk memberikan kebaikan kepada mereka, dan keikhlasan untuk Allah dalam hal itu, maka malaikat mengaminkan doa tersebut dan mendoakan si pendoa dengan doa yang sama seperti yang ia ucapkan untuk saudaranya.
๐ *Faedah-Faedah:*
- Keutamaan mendoakan kaum muslimin secara sembunyi-sembunyi (tanpa sepengetahuannya), dan bahwa hal itu adalah amalan para Nabi dan orang-orang shalih.
- Bahwa doa seperti itu lebih dekat untuk dikabulkan karena terkandung di dalamnya keikhlasan kepada Allah dan kecintaan kepada orang-orang beriman, serta karena malaikat turut mengaminkannya.
๐ *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
๐ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







