Sebagian penceramah menyampaikan bahwa Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
بَيْتِي جَنَّتِي
“Rumah-ku adalah surga-ku”.
Walaupun itu disampaikan dengan niat yang baik, tetapi yang menjadi pertanyaan: Benarkah Nabi sholallohu ‘alaihi was sallam pernah bersabda demikian?
Tolong orang yang memiliki ilmu untuk memberikan keterangan:
siapa yang meriwayatkan hadits ini, dan derajatnya menurut penjelasan ulama.
Jika tidak, khawatir terkena sabda Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam:
مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
“Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja,
maka hendaknya dia bersiap-siap mengambil tempat di Neraka.”
(HR. Bukhori, no. 1921; Muslim, no. 4)
Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqolani (wafat th. 852 H) berkata:
وَقَدِ اتَّفَقَ الْعُلَمَاءُ عَلَى تَغْلِيظِ الْكَذِبَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّهُ مِنَ الْكَبَائِرِ
حَتَّى بَالَغَ الشَّيْخُ أَبُو مُحَمَّدٍ الْجُوَيْنِيُّ فَحَكَمَ بِكُفْرِ مَنْ وَقَعَ مِنْهُ ذَلِكَ
“Para ulama sepakat menyatakan beratnya berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bahwa itu termasuk dosa besar.
Bahkan Abu Muhammad al-Juwaini melewati batas, sehingga menghukumi kafir orang yang melakukannya”. (Fathul Bari, 6/499)
Seandainya hadits dengan kalimat tersebut tidak ada, sesungguhnya ajaran Alloh dan Rosul-Nya tentang rumah tangga sudah cukup.
Inilah sedikit tulisan untuk mengingatkan diri kami dan kaum Muslimin sekalian.
Semoga Alloh selalu membimbing kita semua di atas jalan yang lurus, yang akan menghantarkan menuju ridho Alloh dan sorga-Nya.
Penulis : Ustadz Muslim Atsari Hafidzahullah Ta'ala
Sumber Berita: Grup Whatsapp Majlis Quran Hadits Ikhwan








