MAKNA BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kitab-kitab maksudnya semua kitab yang tertulis.

Yang dikehendaki di sini adalah kitab-kitab yang Allah turunkan kepada para Rasul-Nya sebagai wujud kasih sayang-Nya kepada makhluk dan sebagai petunjuk bagi mereka agar mereka bisa mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam masalah beriman kepada kitab-kitab ini.

Pertama, mengimani bahwa kitab-kitab ini memang benar diturunkan dari sisi Allah Ta’ala.

Kedua, mengimani nama-nama kitab tersebut yang kita ketahui. Seperti Al Qur`an yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Taurat yang diturunkan kepada Musa shallallahu alaihi wasallam. Injil yang diturunkan kepada Isa shallallahu alaihi wasallam. Zabur yang diberikan kepada Dawud shallallahu alaihi wasallam. Adapun terhadap kitab-kitab yang namanya tidak kita ketahui kita tetap mengimaninya secara global.

Ketiga, membenarkan berita-beritanya yang sahih. Seperti kabar berita yang terdapat di dalam Al-Qur`an dan kabar berita pada kitab-kitab suci sebelum Al Qur`an –yang belum diubah dan disimpangkan.

Keempat, mengamalkan hukum-hukum yang belum dihapus (dinasakh) pada kitab-kitab tersebut, rela dan tunduk baik kita ketahui hikmahnya atau tidak. Adapun kitab-kitab suci terdahulu sudah dihapuskan dengan Al-Qur`an Al Azhim. Firman Allah, “Dan Kami turunkan kepada engkau Muhammad kitab dengan kebenaran yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaga kitab-kitab tersebut.” Yakni sebagai tolak ukur bagi kitab-kitab terdahulu.

Dengan ini maka tidak boleh beramal dengan hukum dari kitab-kitab suci terdahulu mana pun kecuali jika hukum tersebut dibenarkan oleh Al-Qur`an. Dan, tidak boleh merujuk kepada kitab-kitab suci itu dalam menghukumi suatu kondisi. Dasarnya adalah firman Allah Ta’ala, “JIka kalian berselisih tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Itu adalah lebih utama dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’: 59)

Beriman pada kitab-kitab menghasilkan buah yang mulia, di antaranya:

Pertama, mengetahui adanya perhatian Allah Ta’ala kepada para hamba-Nya dengan diturunkannya kitab suci yang berisikan petunjuk bagi setiap kaum.

Kedua, mengetahui hikmah Allah dalam penetapan syariat-Nya yakni dengan ditetapkannya syariat yang bersesuaian dengan kondisi masing-masing kaum. Sebagaimana firman Allah, “Bagi setiap kaum Kami jadikan syariat dan minhaj (metodologi beragama).” (QS. Al Ma`idah: 48)

Ketiga, mensyukuri nikmat Allah dalam hal itu.

Diterjemahkan dari Nubzah fil Aqidah Al Islamiyah, Syaikh Al Utsaimin rahmatullah alaihi

Facebook Comments Box

Penulis : Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Artikel Terjkait

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT
Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya
Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat
Kewajiban dan Keutamaan Taubat
Keutamaan Tauhid
Keutamaan Puasa Sunnah
Keutamaan Puasa Asyura (Yaitu hari kesepuluh dari bulan Muharram)
Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Menyeru Manusia kepada Kebaikan
Berita ini 2 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:47 WIB

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WIB

Keutamaan Puasa Sunnah

Artikel Terbaru

Akidah

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:47 WIB

Fatwa Ulama

Akibat Dosa Menyebabkan Bencana Alam – Faedah 10

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:45 WIB

Dakwah

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:41 WIB