๐ค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซููุง ููุฒูุงูู ููุณูุชูุฌูุงุจู ููููุนูุจูุฏู ู ูุง ููู ู ููุฏูุนู ุจูุฅูุซูู ู ุฃููู ููุทููุนูุฉู ุฑูุญูู ูุ ู ูุง ููู ู ููุณูุชูุนูุฌูููยป
_”Doa seorang hamba senantiasa dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk berbuat dosa atau memutus tali silaturahim, dan selama ia tidak terburu-buru (meminta cepat dikabulkan).”_ (Muttafaqun ‘alaih)
๐ค Dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซู ูุง ุนูููู ุงููุฃูุฑูุถู ู ูุณูููู ู ููุฏูุนูู ุงูููููู ุชูุนูุงููู ุจูุฏูุนูููุฉู ุฅููููุง ุขุชูุงูู ุงูููููู ุฅููููุงููุง ุฃููู ุตูุฑููู ุนููููู ู ููู ุงูุณูููุกู ู ูุซูููููุง ู ูุง ููู ู ููุฏูุนู ุจูุฅูุซูู ู ุฃููู ููุทููุนูุฉู ุฑูุญูู ูยป ููููู ุฑูููุงููุฉู: ยซุฃููู ููุฏููุฎูุฑู ูููู ู ููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ู ูุซูููููุงยป
_”Tidak ada seorang muslim pun di muka bumi yang berdoa kepada Allah Ta’ala dengan suatu doa, melainkan Allah akan memberikannya (apa yang ia minta) atau menghindarkan darinya keburukan yang semisalnya, selama ia tidak berdoa untuk berbuat dosa atau memutus tali silaturahim.”_ (HR. At-Tirmidzi). Dan dalam riwayat lain: _”atau disimpan untuknya di akhirat (pahala) yang semisalnya.”_
๐ค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุฅูููู ุงูููููู ุชูุนูุงููู ุทููููุจู ููุง ููููุจููู ุฅููููุง ุทููููุจูุงุ ููุฅูููู ุงูููููู ุฃูู ูุฑู ุงููู ูุคูู ูููููู ุจูู ูุง ุฃูู ูุฑู ุจููู ุงููู ูุฑูุณูููููู ููููุงูู ุชูุนูุงููู: ๏ดฟููุง ุฃููููููุง ุงูุฑููุณููู ูููููุง ู ููู ุงูุทูููููุจูุงุชู ููุงุนูู ููููุง ุตูุงููุญูุง๏ดพ. ููููุงูู ุชูุนูุงููู: ๏ดฟููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ูููููุง ู ููู ุทููููุจูุงุชู ู ูุง ุฑูุฒูููููุงููู ู๏ดพุ ุซูู ูู ุฐูููุฑู ุงูุฑููุฌููู ููุทูููู ุงูุณููููุฑู ุฃูุดูุนูุซู ุฃูุบูุจูุฑูุ ููู ูุฏูู ููุฏููููู ุฅูููู ุงูุณููู ูุงุกู: ููุง ุฑูุจููุ ููุง ุฑูุจููุ ููู ูุทูุนูู ููู ุญูุฑูุงู ูุ ููู ูุดูุฑูุจููู ุญูุฑูุงู ูุ ููู ูููุจูุณููู ุญูุฑูุงู ูุ ููุบูุฐูููู ุจูุงููุญูุฑูุงู ูุ ููุฃููููู ููุณูุชูุฌูุงุจู ููููยป
_”Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang beriman dengan apa yang Dia perintahkan kepada para rasul. Allah Ta’ala berfirman: ‘Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shalih.’ (QS. Al-Mu’minun: 51). Dan Allah Ta’ala berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kalian.’ (QS. Al-Baqarah: 172). Kemudian beliau menyebutkan seorang laki-laki yang lama bepergian, rambutnya kusut, berdebu, mengangkat kedua tangannya ke langit (seraya berkata): ‘Ya Rabb, Ya Rabb’, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan dengan yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?”_ (HR. Muslim)
๐ค Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wassallam bersabda::
ยซููุงูููุฐูู ููููุณูู ุจูููุฏููู ููุชูุฃูู ูุฑูููู ุจูุงููู ูุนูุฑูููู ููููุชูููููููููู ุนููู ุงููู ูููููุฑูุ ุฃููู ูููููุดูููููู ุฃููู ููุจูุนูุซู ุงูููููู ุนูููููููู ู ุนูููุงุจูุง ู ูููููุ ุซูู ูู ุชูุฏูุนูููููู ููููุง ููุณูุชูุฌูุงุจู ููููู ูยป
_”Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian harus benar-benar memerintahkan yang ma’ruf dan melarang yang munkar, atau hampir saja Allah mengirimkan hukuman dari-Nya kepada kalian. Kemudian kalian berdoa kepada-Nya, maka tidak akan dikabulkan untuk kalian.”_ (HR. Ahmad)
๐ก *Penjelasan:*
Doa memiliki penghalang-penghalang yang mencegah terkabulnya doa. Seorang muslim seharusnya menghindarinya agar doanya lebih dekat untuk dikabulkan. Akan tetapi, tidak disyaratkan bahwa jika apa yang diminta tidak terpenuhi berarti doanya tidak dikabulkan. Bahkan, Allah Yang Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, mungkin menunda (balasan)nya untuk pemiliknya di hari Kiamat, atau menghindarkan darinya keburukan yang semisalnya. Maka hendaknya seorang muslim jika berdoa, ia tidak berputus asa dari pengabulan doa meskipun yang ia inginkan belum terwujud.
๐ *Faedah-Faedah:*
- Bahwa memakan yang haram dan memakai pakaian yang haram merupakan penghalang dikabulkannya doa.
- Bahwa terburu-buru (istijal) dalam meminta dikabulkannya doa dapat mencegah pengabulan doa, karena itu merupakan bentuk putus asa dari rahmat Allah.
- Bahwa tidak disyaratkan dari terkabulnya doa seorang pendoa adalah terwujudnya apa yang ia minta.
- Bahwa doa seseorang tidak dikabulkan jika ia berdoa untuk berbuat dosa atau memutus tali silaturahim.
- Bahwa meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar adalah sebab terhalangnya dikabulkannya doa.
๐ *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
๐ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







