Diantara Adab-Adab Doa

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

๐ŸŸข Allah Ta’ala berfirman tentang Zakaria ‘alaihissalam:

๏ดฟุฅูุฐู’ ู†ูŽุงุฏูŽู‰ูฐ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ู ู†ูุฏูŽุงุกู‹ ุฎูŽูููŠู‘ู‹ุง๏ดพ

_”(Yaitu) ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.”_ (QS. Maryam: 3)

 

๐ŸŸข Dan Allah Ta’ala berfirman:

๏ดฟุงุฏู’ุนููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุถูŽุฑู‘ูุนู‹ุง ูˆูŽุฎููู’ูŠูŽุฉู‹ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ู…ูุนู’ุชูŽุฏููŠู†ูŽ๏ดพ

_”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”_ (QS. Al-A’raf: 55)

 

๐ŸŸค Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

ยซูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุญูุจู‘ู ุงู„ู’ุฌูŽูˆูŽุงู…ูุนูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูุนูŽุงุกู ูˆูŽูŠูŽุฏูŽุนู ู…ูŽุง ุณููˆูŽู‰ ุฐูŽู„ููƒูŽยป

“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyukai doa-doa yang bersifat jawaami’ (singkat dan padat makna) dan meninggalkan yang selain itu.” (HR. Abu Dawud)

 

๐ŸŸค Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซู„ูŽุง ุชูŽุฏู’ุนููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฏู’ุนููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฏู’ุนููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ุŒ ู„ูŽุง ุชููˆูŽุงููู‚ููˆุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุณูŽุงุนูŽุฉู‹ ูŠูุณู’ุฃูŽู„ู ูููŠู‡ูŽุง ุนูŽุทูŽุงุกูŒ ููŽูŠูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจูŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ยป

_”Janganlah kalian berdoa (mendoakan keburukan) atas diri kalian sendiri, jangan berdoa atas anak-anak kalian, dan jangan berdoa atas harta-harta kalian. Bisa saja (doa itu) bertepatan dengan saat dikabulkannya doa (oleh Allah), lalu Dia mengabulkan untuk kalian.”_ (HR. Muslim)

 

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุนูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ููŽู„ูŽุง ูŠูŽู‚ูู„ู’: ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠ ุฅูู†ู’ ุดูุฆู’ุชูŽุŒ ุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ููŠ ุฅูู†ู’ ุดูุฆู’ุชูŽุŒ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุนู’ุฒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽุฉูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽูู’ุนูŽู„ู ู…ูŽุง ูŠูŽุดูŽุงุกู ู„ูŽุง ู…ููƒู’ุฑูู‡ูŽ ู„ูŽู‡ูยป

_”Jika salah seorang dari kalian berdoa, janganlah ia mengatakan: ‘Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki, berilah aku rezeki jika Engkau menghendaki.’ Hendaklah ia bersungguh-sungguh dalam meminta, karena sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki, tidak ada yang dapat memaksa-Nya.”_ (Muttafaqun ‘alaih)

Makna dari *”liya’zim al-mas`alah”* : yaitu hendaklah ia bersungguh-sungguh dan yakin dalam permintaannya serta mengharapkan pengabulan

 

 

๐Ÿ’ก *Penjelasan:*

Doa adalah ibadah yang agung, Allah telah mensyariatkan adab-adab yang mendekatkan seorang yang berdoa kepada Allah dan membuatnya lebih dekat untuk dikabulkan. Seorang yang berdoa seharusnya bersemangat menjalankannya. Di antaranya adalah merendahkan suara karena di dalamnya terdapat kekhusyukan dan kerendahan hati; memilih doa-doa yang jawaami’ (singkat dan padat), yaitu ucapan yang sedikit namun mengandung kebaikan yang banyak. Demikian pula, seorang muslim harus menghindari mendoakan keburukan atas dirinya sendiri, anaknya, atau hartanya, karena bisa saja doa itu bertepatan dengan saat dikabulkan doa lalu dikabulkan untuknya. Di antara hal-hal yang harus dihindari dalam berdoa adalah mengaitkannya dengan kemauan (dengan kata ‘jika’), karena hal itu menunjukkan sikap tidak butuh dan tidak bersungguh-sungguh dalam meminta.

 

๐Ÿ“ *Faedah-Faedah:*

  1. Dianjurkannya merendahkan suara ketika berdoa, karena di dalamnya terdapat kerendahan hati dan kekhusyukan kepada Allah.
  2. Dianjurkannya berdoa dengan jawaami’ al-kalim (doa yang singkat dan padat makna), yaitu doa yang mengumpulkan kebaikan yang banyak dalam kata-kata yang sedikit.
  3. Peringatan agar seseorang tidak mendoakan keburukan atas dirinya sendiri, hartanya, atau anaknya.
  4. Wajibnya bersungguh-sungguh (yakin) dalam berdoa dan tidak mengaitkannya dengan kemauan (dengan kata ‘jika’), karena hal itu menimbulkan kesan tidak serius dengan yang diminta dan lemahnya pengakuan akan kebutuhan kepada Allah.

 

 

๐Ÿ“— *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_

๐Ÿ‘ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah

Facebook Comments Box

Penulis : Muh. Rujib Abdullah

Artikel Terjkait

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT
Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya
Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat
Kewajiban dan Keutamaan Taubat
Keutamaan Tauhid
Keutamaan Puasa Sunnah
Keutamaan Puasa Asyura (Yaitu hari kesepuluh dari bulan Muharram)
Keutamaan Mengajarkan Ilmu dan Menyeru Manusia kepada Kebaikan
Berita ini 2 kali dibaca

Artikel Terjkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:47 WIB

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Mentaati Rasul dan Meninggalkan Semua Perkataan (yang Bertentangan) dan Mengutamakan Perkataannya

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kewajiban Menjaga Waktu Dan Larangan Menyia-nyiakannya Pada Perkata Yang Tidak Bermanfaat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:41 WIB

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WIB

Keutamaan Puasa Sunnah

Artikel Terbaru

Akidah

TIDAK ADA YANG BARU DALAM HUKUM-HUKUM SHALAT

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:47 WIB

Fatwa Ulama

Akibat Dosa Menyebabkan Bencana Alam – Faedah 10

Sabtu, 24 Jan 2026 - 03:45 WIB

Dakwah

Kewajiban dan Keutamaan Taubat

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:41 WIB