๐ข Allah Ta’ala berfirman:
๏ดฟููููุงูู ุฑูุจููููู ู ุงุฏูุนููููู ุฃูุณูุชูุฌูุจู ููููู ู๏ดพ
_”Dan Rabbmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untukmu’.”_ (QS. Ghafir: 60)
๐ข Dan firman Allah lainnya:
๏ดฟููุฅูุฐูุง ุณูุฃููููู ุนูุจูุงุฏูู ุนููููู ููุฅููููู ููุฑููุจู ุฃูุฌููุจู ุฏูุนูููุฉู ุงูุฏููุงุนู ุฅูุฐูุง ุฏูุนูุงูู๏ดพ
_”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan doa orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”_ (QS. Al-Baqarah: 186)
๐ค Dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุงูุฏููุนูุงุกู ูููู ุงููุนูุจูุงุฏูุฉูยป
_”Doa itu adalah ibadah.”_ (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
๐ค Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซุฃูููุถููู ุงููุนูุจูุงุฏูุฉู ุงูุฏููุนูุงุกูยป
_”Sebaik-baik ibadah adalah doa.”_ (HR. Al-Hakim)
๐ค Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซููุง ููุฑูุฏูู ุงููููุถูุงุกู ุฅููููุง ุงูุฏููุนูุงุกู ููููุง ููุฒููุฏู ููู ุงููุนูู ูุฑู ุฅููููุง ุงููุจูุฑููยป
_”Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali perbuatan baik.”_ (HR. At-Tirmidzi)
๐ค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซู ููู ููู ู ููุณูุฃููู ุงูููููู ููุบูุถูุจู ุนูููููููยป
_”Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.”_ (HR. At-Tirmidzi)
๐ก *Penjelasan:*
Doa adalah ibadah yang agung yang memunculkan ruh dari seluruh ibadah, yaitu kerendahan, ketundukan, dan pengakuan akan kebutuhan kepada Allah Ta’ala. Ditambah lagi dengan upaya untuk mendapatkan rahmat dan karunia Allah. Oleh karena itu, doa adalah seutama-utama ibadah, dan tidak ada satu ibadah pun kecuali ia mengandung doa di dalamnya. Allah Subhanahu mencintai hamba yang berdoa kepada-Nya, bersungguh-sungguh dalam doanya, dan menampakkan kebutuhan kepada-Nya.
๐ *Faedah-Faedah:*
- Besarnya kedudukan doa, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutnya sebagai ibadah itu sendiri, yaitu rukun yang paling agung di dalamnya.
- Bahwa doa adalah seutama-utama ibadah, karena di dalamnya terdapat dzikir kepada Allah, perlindungan diri, harapan kepada-Nya, ketergantungan kepada-Nya, dan penampakkan kebutuhan kepada-Nya Ta’ala.
- Bahwa doa adalah ibadah yang tidak boleh dipalingkan kepada selain Allah. Barangsiapa yang memalingkannya kepada selain Allah, maka ia telah berbuat syirik.
- Bahwa Allah menjadikan doa sebagai sebab untuk mengubah takdir, dan doa itu sendiri termasuk dalam takdir.
- Kecintaan Allah kepada orang yang berdoa kepada-Nya dan kemurkaan-Nya kepada orang yang tidak berdoa kepada-Nya.
๐ *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
๐ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







