๐ค Dari Qatadah, ia berkata: Aku bertanya kepada Anas,
ยซุฃูููุงููุชู ุงููู ูุตูุงููุญูุฉู ููู ุฃูุตูุญูุงุจู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ูุ ููุงูู: ููุนูู ูยป.
“Apakah berjabat tangan dilakukan di kalangan sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” Ia menjawab, “Ya.” (HR. Al-Bukhari)
๐ค Dari Al-Bara’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ยซู ูุง ู ููู ู ูุณูููู ููููู ููููุชูููููุงูู ููููุชูุตูุงููุญูุงูู ุฅููููุง ุบูููุฑู ููููู ูุง ููุจููู ุฃููู ููููุชูุฑูููุงยป.
_”Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu berjabat tangan, melainkan akan diampuni (dosa-dosa kecil) bagi mereka berdua sebelum mereka berpisah.”_ (HR. Abu Dawud)
๐ก *Penjelasan:*
Di antara hal-hal yang menguatkan rasa cinta antara kaum muslimin adalah berjabat tangan ketika dua orang muslim bertemu. Hal ini merupakan kebiasaan para sahabat radhiyallahu ‘anhum, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa Allah ta’ala mengampuni mereka berdua sebelum mereka berpisah.
๐ *Faedah-Faedah:*
- Dianjurkannya berjabat tangan dan bahwa itu merupakan kebiasaan para sahabat radhiyallahu ‘anhum.
- Besarnya pahala bagi dua orang muslim jika mereka bertemu lalu berjabat tangan.
๐ *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
๐ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







