Beberapa Adab-Adab Salam

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*A. Mengucapkan Salam ketika Memasuki Rumahnya.*

๐ŸŸค Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku:

ยซูŠูŽุง ุจูู†ูŽูŠู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ููƒูŽ ููŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉู‹ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุจูŽูŠู’ุชููƒูŽยป

_”Wahai anakku, jika kamu masuk kepada keluargamu, ucapkanlah salam, niscaya itu menjadi berkah bagimu dan bagi penduduk runahmu.”_ (HR. At-Tirmidzi)

 

*B. Mengucapkan Salam kepada Anak Kecil.*

๐ŸŸค Dari Anas radhiyallahu’anhu:

ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุตูุจู’ูŠูŽุงู†ู ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูŠูŽูู’ุนูŽู„ูู‡ู

“Bahwa ia pernah melewati sekumpulan anak kecil, lalu ia mengucapkan salam kepada mereka dan berkata: ‘Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukannya’.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

๐Ÿ’ก *Penjelasan:*

Salam memiliki adab-adab yang selayaknya diperhatikan oleh seorang muslim.Di antaranya adalah dianjurkannya mengucapkan salam kepada keluarga ketika memasuki rumah, karena di dalamnya terdapat berkah dengan memulai pertemuan dengan mereka melalui sunnah yang penuh berkah ini. Di antara adabnya juga adalah mengucapkan salam kepada anak-anak, karena di dalamnya terdapat sikap tawadhu’ (rendah hati) kepada mereka dan mengajarkan kepada mereka sunnah salam.

 

 

๐Ÿ“ *Faidah-Faidah:*

  1. Dianjurkannya mengucapkan salam kepada keluarga ketika seseorang memasuki rumahnya.
  2. Dianjurkannya mengucapkan salam kepada anak-anak, karena di dalamnya terdapat sikap tawadhu’ dan pengajaran sunnah salam kepada mereka.

 

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ู ุงู„ุฑู‘ูŽุงูƒูุจู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุงุดููŠุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุงุดููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽุงุนูุฏูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู„ููŠู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุซููŠุฑูยป ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู. ูˆูŽูููŠ ุฑููˆูŽุงูŠูŽุฉู ุงู„ู’ุจูุฎูŽุงุฑููŠู‘ู: ยซูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุบููŠุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุจููŠุฑูยป.

_”Hendaklah orang yang berkendaraan memberi salam kepada orang yang berjalan, orang yang berjalan kepada orang yang duduk, dan kelompok yang sedikit kepada kelompok yang banyak.”_ (Muttafaqun ‘alaihi) Dalam riwayat Al-Bukhari: _”Dan yang muda kepada yang tua.”_

 

๐ŸŸค Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽู†ู’ ุจูŽุฏูŽุฃูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ูยป

_”Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisi Allah adalah yang memulai salam.”_ (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi

 

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dalam hadits tentang orang yang keliru shalatnya,

ยซุฌูŽุงุกูŽ ููŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุฌูŽุงุกูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุฑูŽุฏู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงุฑู’ุฌูุนู’ ููŽุตูŽู„ู‘ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ู„ูŽู…ู’ ุชูุตูŽู„ู‘ูุŒ ููŽุฑูŽุฌูŽุนูŽ ููŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุซูู…ู‘ูŽ ุฌูŽุงุกูŽ ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ููŽุนูŽู„ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซูŽ ู…ูŽุฑู‘ูŽุงุชูยป ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู.

Ada seseorang datang lalu shalat, kemudian datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu mengucapkan salam, maka beliau membalas salamnya dan bersabda: ‘Kembalilah dan shalatlah karena kamu belum shalat.’ Ia pun kembali lalu shalat, kemudian datang dan mengucapkan salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau membalas salamnya. Hal itu ia lakukan hingga tiga kali.” (Muttafaqun ‘alaihi)

 

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

ยซุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู‚ููŠูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ู ููŽู„ู’ูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ุญุงู„ุชู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ูŽุง ุดูŽุฌูŽุฑูŽุฉูŒ ุฃูŽูˆู’ ุฌูุฏูŽุงุฑูŒ ุฃูŽูˆู’ ุญูŽุฌูŽุฑูŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽู‚ููŠูŽู‡ู ููŽู„ู’ูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูยป .

_”Jika salah seorang dari kalian bertemu saudaranya, hendaklah ia mengucapkan salam kepadanya. Jika antara mereka ada pohon, tembok, atau batu (sehingga terhalang dan berpisah), kemudian ia bertemu lagi, hendaklah ia mengucapkan salam kepadanya.”_ (HR. Abu Dawud)

 

๐ŸŸค Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ยซุฅูุฐูŽุง ุงู†ู’ุชูŽู‡ูŽู‰ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุฌู’ู„ูุณู ููŽู„ู’ูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ู’ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุจูŽุฏูŽุง ู„ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฌู’ู„ูุณูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุฌู’ู„ูุณู’ุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุงู…ูŽ ููŽู„ู’ูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ููŽู„ูŽูŠู’ุณูŽุชู ุงู„ู’ุฃููˆู„ูŽู‰ ุจูุฃูŽุญูŽู‚ู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉูยป.

_”Jika salah seorang dari kalian tiba di suatu majelis, hendaklah ia mengucapkan salam. Jika ia hendak duduk, hendaklah ia duduk. Kemudian jika ia bangkit (hendak pergi), hendaklah ia mengucapkan salam. Bukanlah salam yang pertama (saat datang) lebih berhak (dari salam saat pergi).”_ (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

 

 

๐Ÿ’ก *Penjelasan:*

Di antara adab-adab salam dan sunnah-sunnahnya yang ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah: orang yang berkendaraan mengucapkan salam kepada orang yang berjalan, karena di dalamnya terdapat sikap tawadhu’ kepadanya dan menyenangkan hatinya; orang yang berjalan mengucapkan salam kepada orang yang duduk; kelompok yang sedikit kepada kelompok yang banyak; dan yang muda kepada yang tua karena haknya untuk dihormati. Jika dua orang muslim bertemu, maka yang paling dekat kepada Allah adalah yang memulai salam karena ia lebih bersegera dalam melakukan kebaikan. Dianjurkan pula mengulangi salam jika seorang muslim berpisah dari saudaranya kemudian bertemu lagi, meskipun jarak perpisahannya singkat. Dan sebagaimana dianjurkan bagi orang yang datang ke suatu majelis untuk mengucapkan salam saat kedatangannya, demikian pula dianjurkan mengucapkan salam saat hendak pergi.

 

๐Ÿ“ *Faidah-Faidah:*

  1. Bahwa sunnahnya adalah orang yang berkendaraan memberi salam kepada orang yang berjalan, orang yang berjalan kepada orang yang duduk, kelompok yang sedikit kepada kelompok yang banyak, dan yang muda kepada yang tua.
  2. Dianjurkannya mengucapkan salam jika dua orang muslim berpisah kemudian bertemu lagi, meskipun masa perpisahannya singkat, dan mengulangi hal tersebut.
  3. Dianjurkannya mengucapkan salam ketika bangkit (hendak meninggalkan) majelis, dan wajibnya menjawab salam tersebut.

๐Ÿ“— *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_

๐Ÿ‘ค *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah

Facebook Comments Box

Penulis : Muh. Rujib Abdullah

Artikel Terjkait

PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 03 DARI 16
PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 04 DARI 16
PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 02 DARI 16
PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 01 DARI 16
PENYAKIT DAN OBATNYA
PENYEMBUHAN ORANG SAKIT Dalam Masalah-masalah Takdir, Qada, Hikmah, dan Alasan
PERJALANAN IMAN BERSAMA PRIA DAN WANITA YANG MASUK ISLAM
Pertengahan dalam Apa yang Dikatakan tentang Maulid Nabi antara Berlebihan dan Mengabaikan
Berita ini 15 kali dibaca

Artikel Terjkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:27 WIB

PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 03 DARI 16

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:26 WIB

PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 04 DARI 16

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:25 WIB

PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 02 DARI 16

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:24 WIB

PENJELASAN HUKUM-HUKUM DARI KITAB BULUGH AL-MARAM JILID 01 DARI 16

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:23 WIB

PENYAKIT DAN OBATNYA

Artikel Terbaru

Fikih

MENGUTAMAKAN QADHA PUASA RAMADHAN DARIPADA PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:02 WIB

Fikih

MENYEMPURNAKAN RAMADHAN DENGAN PUASA SYAWWAL

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:46 WIB

Ibadah

Istiqomah Pasca Ramadhan

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:30 WIB

Dakwah

Ujian: Surat Cinta yang Mengajak Kembali ke Pelukan Ilahi

Jumat, 27 Mar 2026 - 16:25 WIB

Dakwah

Rahasia Terbukanya Pintu Rahmat

Rabu, 25 Mar 2026 - 14:45 WIB