🟤 Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
ما من عبدٍ يصومُ يومًا في سبيلِ اللَّهِ عزَّ وجلَّ ، إلَّا بعَّدَ اللَّهُ عزَّ وجلَّ بذلِكَ اليومِ وجهَهُ عنِ النَّارِ ، سبعينَ خريفًا
_”Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, melainkan dengan puasa itu Allah akan menjauhkan wajahnya dari Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.”_ (Muttafaqun ‘alaih)
*”Di jalan Allah”* maksudnya: (yaitu) jihad (secara umum, termasuk) ketaatan kepada Allah.
🟤 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ له، إلَّا الصِّيَامَ؛ فإنَّه لي، وأَنَا أجْزِي به، والصِّيَامُ جُنَّةٌ، وإذَا كانَ يَوْمُ صَوْمِ أحَدِكُمْ فلا يَرْفُثْ ولَا يَصْخَبْ، فإنْ سَابَّهُ أحَدٌ أوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ: إنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ.
‘ _Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Dan puasa itu adalah perisai (yaitu: pelindung dari Neraka dan perbuatan keji). Maka jika suatu hari salah seorang dari kalian berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan janganlah berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencacinya atau memusuhinya, maka hendaklah ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku sedang puasa.’_
والذي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بيَدِهِ، لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِن رِيحِ المِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إذَا أفْطَرَ فَرِحَ، وإذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بصَوْمِهِ
_Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi. Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang ia gembira dengan keduanya; apabila ia berbuka ia gembira, dan apabila ia bertemu Rabbnya ia gembira dengan puasanya.'”_ (Muttafaqun ‘alaih)
💡 *Penjelasan:*
Puasa adalah termasuk ibadah yang mulia, yang Allah kekhusukan untuk diri-Nya sendiri dan menjanjikan pahala yang besar atasnya. Puasa adalah pelindung dari perbuatan maksiat dan pelindung dari Neraka, serta sebab untuk dijauhkan darinya(neraka) pada hari Kiamat. Maka selayaknya bagi seorang mukmin untuk bersegera melakukan amalan yang agung ini dan menahan diri dari kesulitan yg ringan yang akan terhapus dengan kegembiraan yang besar ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah ‘Azza wa Jalla pada hari Kiamat.
📝 *Faidah-faidah:*
- Keutamaan puasa dan beserta pahalanya.
- Bahwa puasa adalah pelindung dari perbuatan maksiat dan dari Neraka.
- Bahwa puasa adalah sebab untuk dijauhkan dari Neraka pada hari Kiamat.
📗 *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
👤 *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







