🟤 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيامِ، بَعْدَ رَمَضانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ، وأَفْضَلُ الصَّلاةِ، بَعْدَ الفَرِيضَةِ، صَلاةُ اللَّيْلِ.
_”Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa pada) bulan Allah, Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.”_ (HR. Muslim)
🟤 Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tiba di Madinah, lalu beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada mereka: _’Hari apa yang kalian puasa ini?’_ Mereka menjawab: ‘Ini adalah hari yang agung, pada hari ini Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya, dan menenggelamkan Fir’aun dan kaumnya. Maka Musa berpuasa sebagai bentuk syukur, maka kami pun berpuasa.’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
‘ _Kami lebih berhak dan lebih utama (mengikuti) Musa daripada kalian_ .’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa dan memerintahkan (para sahabat) untuk berpuasa pada hari itu.” (Muttafaqun ‘alaih)
🟤 Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari Asyura, maka beliau menjawab:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ
_'(Puasa itu) menghapuskan (dosa-dosa kecil) pada tahun yang lalu.'”_ (HR. Muslim)
🟤 Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لئن بقيتُ إلى قابلٍ لأصومَنَّ اليومَ التَّاسعَ
_”Jika tahun depan aku masih hidup, sungguh aku akan berpuasa pada hari yang kesembilan (juga).”_ (HR. Muslim)
💡 *Penjelasan:*
Puasa hari Asyura, yaitu hari kesepuluh dari bulan Muharram, hari di mana Allah menyelamatkan Musa dari Fir’aun, adalah sunnah (yang dianjurkan). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa puasa tersebut menghapuskan (dosa-dosa kecil) pada tahun yang lalu, sebagai rahmat dan karunia dari-Nya.
📝 *Faedah-Faedah:*
- Keutamaan puasa di bulan Muharram.
- Dianjurkannya puasa pada hari kesepuluh dari Muharram, karena pada hari itu Allah menyelamatkan Musa dari Fir’aun.
- Bahwa puasa Asyura menghapuskan dosa-dosa (kecil) pada tahun yang lalu.
- Dianjurkannya berpuasa pada hari kesembilan (Tasu’a) bersamanya (hari kesepuluh) untuk menyelisihi orang Yahudi.
📗 *Sumber:* _Ad-durus Al-Yaumiyah min As-Sunani wal Al-Ahkam Asy-syariyah_
👤 *Diterjemahkan oleh:* Muh. Rujib Abdullah
Penulis : Muh. Rujib Abdullah







